Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

[IGTV] Tari Warak Dugder


Tarian asli Semarang ini merupakan hasil modifikasi dari Tari Gambang Semarang yang dipadupadankan dengan ikon yang dikenal dengan warak Ngendok. Videonya sudah ada di Instagram dotsemarang.

Tak banyak kesenian Semarang yang kami bawa ke blog dotsemarang, ada pun terkadang hanya ikut menyaksikan. Lupa merekam. Padahal dari sisi konten, itu sangat baik. Sekaligus mempromosikan Semarang dari sisi kesenian.

Tahun 2019

Tarian ini dipentaskan saat acara 'Seminar dan Dialog Nasional' yang diselenggarakan HIMPUNI bulan Maret 2019 di PO Hotel. Kami hadir saat itu karena tema dan materinya menarik sekali.

Mengenal Tari Warak Dugder


Mengambil referensi dari blog infoidnaf.blogspot.com (April 2017), tarian ini bisa dikatakan perpaduan antara tari tradisional dengan tari kreasi baru. Didik Nini Towok dan Yoyok Bambang Priyambodo adalah seniman dibalik lahirnya tarian kolaborasi ini.

Disebutkan dalam blog, jumlah penarinya biasanya berjumlah 8 atau 12 orang dengan perbandingan pria dan wanita yang sama. Tarian ini ditarikan secara berpasangan karena ada bagian adegan para remaja yang memadu kasih. 

Tari Warak Dugder sendiri merupakan tarian yang digunakan untuk mengiringi patung warak dengan sekelompok gadis yang berpakaian encim putih biru.

Dari tarian ini kita dapat melihat akulturasi budaya yang indah dari Kota Semarang. Terutama latar belakang tarian yang membawa unsur budaya Islam, Jawa, dan Tiongkok yang melebur menjadi satu.

Edisi ke-6 serial Kesenian di Instagram TV

Video dengan Tari Warak Dugder ini merupakan video keenam yang diunggah ke saluran Instagram TV kategori  kesenian. Dalam serial khusus ini memang berisi tentang tarian. Bukan hanya Semarang saja, tapi ada beberapa dari kota lain.
  • Tari Topeng Ayu
  • Tari Kridaning Wanita
  • Milenial Dance
  • Koleksi Wayang Potehi
  • Tari Soreng
Jangan lupa ikuti Instagram kami dengan nama @dotsemarang. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape