Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Selamat Datang Aplikasi Video Pendek 'Tangi' di Android


Sudah dirilis sejak awal tahun, tepatnya bulan Februari 2020, aplikasi video pendek 'Tangi' yang awalnya masih terbatas untuk pengguna iOS, kini sudah tersedia untuk pengguna Android bulan Juni ini. Hanya 17 MB ukuran filenya, mau lihat seperti apa?

Semenjak kemunculannya, platform besutan Google yang dirancang oleh Area 120, proyek inkubasi, digadang-gadang akan menjadi pesaing TikTok. Entah apakah kemiripannya sama sehingga ini menjadi daya pikat sendiri. Meski kami pikir entah kenapa baru tersedia buat pengguna Android hari ini.

Fokus tutorial

Untuk membedakan Tangi dan TikTok, pengembang mengambil langkah serius untuk platform yang mereka ciptakan. Tangi diharapkan fokus pada konten tutorial yang dapat banyak membantu orang untuk belajar.


Selain fokus konten yang berbeda, tampilan Tangi lebih mirip seperti perpaduan antara Pinterest dan Instagram. Pengguna bukan saja dapat menscroll ke bawah seperti TikTok, tapi juga dapat melihat kategori lainnya saat pertama kali membuka aplikasi.

Mencoba Tangi

Pembahasan tentang platform Tangi sudah banyak di mesin pencari, jadi kami mencobanya langsung untuk melihat sekilas bagaimana aplikasi ini bekerja untuk kami.


Hal pertama yang menyenangkan ketimbang aplikasi sejenis, TikTok maupun Byte, adalah eksosistem yang dibangun lewat kategori yang ditampilkan. Sangat rame dan penuh warna. Kami pikir ini nilai plus Tangi.

Meski konsen konten tutorial, Tangi tetap terbuka dengan berbagai kategori lain seperti lifestyle. Karena kategori seperti memasak, kecantikan, dan lainnya tidak cocok untuk kami. Kami bersyukur bisa masuk kategori lifestyle yang memberikan sub kategori lainnya seperti traveling.

Belum bisa upload video

Kami tidak tahu bagaimana para pengguna iOS yang baru menginstal seperti kami, apakah mereka bisa mengupload video atau tidak. Karena setelah kami mendaftar Tangi, hanya ada satu jalur, kami belum diperbolehkan mengunggah konten.


Untuk mendaftar Tangi, kami harus memasukkan akun google. Hanya satu jalur tersebut saat ini, entah di masa depan nanti. Apakah akan ada nomor telepon dan juga akun media sosial lainnya.

Syarat pertama agar bisa mengupload adalah kami disuruh mendaftar terlebih dahulu. Seperti gambar di bawah ini saat berada di halaman profil, lalu pilih video. Nanti akan ada 2 pilihan, lewat undangan atau join dengan mengklik Apply Now.


Setelah mengklik, kami diarahkan menuju semacam google form. Mengisi beberapa pertanyaan singkat dan tinggal menunggu entah kapan baru disetujui. 

Form untuk diisi
Tentang Tangi
...

Sambil menunggu disetujuinya dotsemarang oleh Tangi, sementara hanya bisa melihat video yang telah dibuat. Durasi terlama sepertinya ada di 60 detik. Tapi official akun Tangi dapat mengunggah video hingga 60 detik lebih.

Selamat datang Tangi, di Play Store. Meski ukurannya tidak begitu besar, ternyata agak ribet proses untuk menjadi anggotanya. Bagaimana denganmu, tertarik untuk mencobanya? 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape