Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Selamat datang Notebook Tertipis di Dunia
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Setelah resmi diluncurkan dan kami sudah membawa daftar harganya yang sudah kami posting sebelumnya, mari ucapkan selamat datang pada Notebook tertipis di dunia. Kami anggap ini tertipis, kalau kecil rasanya tidak.
Dalam sesi perkenalannya di acara peluncuran, Jimmy Lin melakukan adegan yang menarik perhatian. Sebuah amplop cokelat yang dipegangnya lalu digunting. Lalu, ia mengeluarkan notebook dari amplop tersebut. Ya, itulah cara memperlihatkan dengan jelas bahwa setipis itu Zenbook yang mereka hadirkan awal tahun 2019.
“Lini ZenBook terbaru kali ini bukan hanya sekadar canggih, tetapi juga sangat elegan berkat bezel-nya yang sangat tipis,” ujar Jimmy Lin, Regional Director ASUS South East Asia. “Dengan screen-to-body-ratio mencapai 95%, laptop ini mampu menghadirkan pengalaman visual tanpa batas dan belum pernah ada sebelumnya. Ia merupakan standar baru untuk perangkat ultraportable.”
Numpad virtual
Halaman yang kami bawa ini akan banyak berisi rilis agar informasinya lebih jelas dan detail. Notebook tertipis yang kami lihat ada pada seri ZenBook 13 UX333. Itu karena memang ukurannya yang lebih kecil dari saudaranya yang seri 14 dan 15.
Yang menarik adalah kedatangan ZenBook ini dengan Numpad Virtual. Meski menghadirkan tiga varian, hanya dua Zenbook yang mendapatkan. Yakni, ZenBook 13 UX333 dan ZenBook 14 UX433, keduanya hadir dengan numpad virtual yang bisa diaktifkan melalui tombol khusus.
Full release
Ini adalah ucapan selamat datang pada produk anyar Asus Indonesia, bukan sebuah postingan ulasan. Maka isinya kami berikan yang asli dari rilis yang kami terima.
Semua model ZenBook terbaru ini juga sudah dilengkapi dengan kamera infra-merah yang terintegrasi dengan sistem face login menggunakan Windows Hello.
Kombinasi performa dan mobilitas adalah ciri khas utama seri ZenBook, tentu saja lini terbaru ZenBook kali ini masih hadir dengan ciri khas tersebut.
Tiga lini ZenBook terbaru sudah ditenagai oleh prosesor Intel Core generasi ke-8 yang hemat daya sekaligus memiliki performa yang tinggi. Selain itu, ultrabook ini juga sudah dilengkapi dengan chip grafis dari NVIDIA dan menggunakan penyimpanan M.2 NVMe PCIe SSD yang sangat cepat.
Tidak hanya elegan dan berperforma tinggi, lini ZenBook terbaru juga tampil dengan bodi yang lebih kokoh dari sebelumnya. Mengantongi sertifikasi standar militer MIL-STD-810G, semua lini terbaru ZenBook lolos berbagai pengujian ekstrem mulai dari uji ketinggian, uji suhu dan kelembapan, hingga uji banting dan getaran.
Spesifikasi ASUS ZenBook Terbaru
Sebelum kamu kehabisan waktu karna membaca halaman kali ini begitu panjang, kami langsung membawa saja sajian spesifikasi secara umum produk baru Asus ini. Spesifikasi Zenbook ini sudah mewakili ketiga serinya, ASUS ZenBook 13 UX333, ZenBook 14 UX433, ZenBook 15 UX533.
Main Spec.
ASUS ZenBook 13 UX333, ZenBook
14 UX433, ZenBook 15 UX533
CPU
Intel Core i5 8265U Quad Core Processor (6M Cache, up
to 3.4GHz)
Intel Core i7 8565UQuad Core Processor (8M Cache, up to 4.6GHz)
Operating System
Windows 10 Home
Memory
Up to 16GB LPDDR3 RAM
Storage
Up to 512GB M.2 NVMe PCIe SSD
Display
13,3” (16:9) FHD (1920x1080) with NanoEdge Display (UX333)
14” (16:9) FHD (1920x1080) with NanoEdge Display (UX433)
15,6” (16:9) FHD (1920x1080) with NanoEdge Display (UX533)
1 x USB3.1 Type-C (GEN 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 1), 1 x HDMI, 1 x
Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x MicroSD Card Reader
Camera
HD IR/RGB Combo Camera
Connectivity
Dual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi, Bluetooth 5.0
Audio
Harman Kardon certified
audio system with ASUS SonicMaster surround-sound technology, Array
microphone with Cortana voice-recognition support
Battery
50WHrs 3-cell battery (UX333 & UX433)
73WHrs 4-cell battery (UX533)
Dimension
(WxDxH) 302 x 189 x 16,9 mm (UX333)
(WxDxH) 319 x 199 x 15,9 mm
(UX433)
(WxDxH) 354 x 220 x 17,9 mm (UX533)
Weight
1,19Kg with Battery (UX333 & UX433)
1,67Kg with Battery (UX533)
Colors
Royal Blue, Icicle Silver, Burgundy Red
Price
Start from Rp15.299.000
Warranty
2 tahun garansi global
Yang berbeda tentu ukuran layarnnya tentunya.
Standar baru laptop ultraportable
Seri ZenBook terbaru kali ini hadir sebagai standar baru untuk ultracompact dan ultralight laptop karena memiliki dimensi paling ringkas di kelasnya berkat penggunaan teknologi NanoEdge Display.
Teknologi tersebut mampu menghadirkan desain frameless dengan bezel sangat tipis di keempat sisi layar. NanoEdge Display mampu memaksimalkan tampilan layar dan meminimalisir penggunaan rangka membuat layar seri ZenBook terbaru kali ini memiliki screen-to-body ratio hingga 92%.
Penggunaan teknologi NanoEdge Display pada seri ZenBook terbaru menghasilkan tampilan visual yang belum pernah ada sebelumnya.
Didukung dengan resolusi tinggi teknologi NanoEdge Display mampu menghadirkan pengalaman visual yang lebih immersive dengan distraksi visual lebih minim, sangat cocok untuk ZenBook yang menyasar penggunaan di bidang kreatif dan hiburan.
Melengkapi NanoEdge Display yang inovatif adalah desain elegan pada bodi laptop ini. Sama seperti pendahulunya, desain bodi seri ZenBook terbaru menggunakan konsep Zen dengan spun-metal finish di bagian belakang layarnya.
Dua pilihan warna juga telah disediakan, yaitu Royal Blue yang memberikan kesan mewah dan premium. Sementara warna Icicle Silver hadir dengan nuansa unik dan elegan. Pilihan warna Burgundy Red juga akan hadir pada ZenBook 13 UX333FN.
Dirancang untuk produktivitas
Dirancang sebagai perangkat penunjang produktivitas on-the-go, ZenBook 13 dan 14 telah hadir dengan fitur eksklusif ASUS NumberPad.
Fitur ini merupakan pengganti tombol numpad fisik yang tidak bisa dihadirkan di laptop berukuran kecil. Hanya dengan menekan ikon di ujung touchpad, NumberPad akan muncul lewat lampu LED yang sudah terintegrasi dengan touchpad.
NumberPad berguna untuk pengguna yang sering memanfaatkan tombol numpad untuk memasukkan data ataupun melakukan perhitungan lewat aplikasi kalkulator.
Sementara di ZenBook 15, ASUS tetap menghadirkan tombol numpad fisik karena dimensi laptop ini cukup besar untuk menampung tombol tersebut.
Semua model seri ZenBook terbaru kali ini hadir dengan 3D infrared (IR) camera yang memiliki kemampuan untuk memindai wajah bahkan dalam kondisi gelap.
Penggunaan kamera canggih ini memungkinkan proses pemindaian wajah untuk login menggunakan Windows Hello menjadi sangat cepat.
Tidak seperti laptop lain yang memposisikan kameranya di bawah layar agar bezel bagian atasnya tetap tipis, seri ZenBook terbaru kali ini tetap hadir dengan kamera yang diposisikan berada di atas layar.
Laptop yang dirancang untuk para pekerja mobile tentu saja wajib memiliki fitur konektivitas yang sangat baik. Untuk itulah seri ZenBook terbaru kali ini tetap tampil dengan USB 3.1 Type-A sehingga penggunanya tetap bisa menghubungkan berbagai perangkat yang dibutuhkan.
Untuk perangkat modern, ASUS menyediakan port USB 3.1 Gen 2 Type-C yang memiliki kecepatan transfer data hingga 10Gbps. Sebagai tambahan, port HDMI, combo audio jack, dan pembaca kartu MicroSD ikut dihadirkan di jajaran laptop ZenBook terbaru ini.
Sama seperti seri ZenBook lainnya, kenyamanan penggunaan merupakan salah satu prioritas ASUS. Kali ini, seri ZenBook terbaru hadir dengan fitur ErgoLift Design yang akan mengangkat bodi laptop dan membentuk sudut 3 derajat ketika digunakan.
Sudut tersebut dapat meningkatkan kenyamanan saat mengetik sekaligus meningkatkan performa audio serta pendinginan.
Performa tanpa kompromi
Seri ZenBook terbaru hadir dengan performa terbaik untuk pengguna on-the-go. Lini laptop terbaru ASUS ini ditenagai oleh prosesor Intel Core generasi ke-8 serta didukung oleh GPU NVIDIA GeForce untuk performa komputasi dan grafis terbaik di kelasnya.
Opsi GPU NVIDIA GeForce MX150 tersedia untuk ZenBook 13 dan 14. Sedangkan ZenBook 15 ditenagai oleh GPU yang lebih kencang yaitu NVIDIA GeForce GTX 1050 Max-Q.
Semua model ZenBook terbaru kali ini juga sudah menggunakan NVMe PCIe SSD berperforma tinggi dengan kapasitas hingga 512GB, serta dilengkapi dengan RAM hingga 16GB.
Semua spesifikasi tersebut membuat lini ZenBook terbaru sangat ideal digunakan sebagai laptop sehari-hari yang serba guna, baik itu untuk bekerja, menikmati hiburan, membuat konten, hingga bermain game kasual.
Sebagai laptop yang bisa menemani berbagai kegiatan penggunanya, semua model ZenBook terbaru sudah dilengkapi dengan gigabit-class WiFi serta ASUS WiFi Master Technology, memastikan jajaran laptop ini selalu memiliki koneksi jaringan yang stabil.
Sebagai tambahan, Bluetooth 5.0 memungkinkan ZenBook terbaru dapat dihubungkan dengan berbagai perangkat terkini.
Didesain untuk penguna dengan mobilitas tinggi, ASUS ZenBook terbaru hadir dengan ketahanan baterai yang tinggi yaitu 14 jam untuk seri ZenBook 13 dan 14, serta 16 jam untuk seri ZenBook 15.
Ketahanan baterai tersebut memastikan penggunanya untuk beraktivitas seharian tanpa perlu mengisi daya baterai laptop ini.
Tangguh, bersertifikasi Military Grade
Seri ZenBook terbaru sudah mengantongi sertifikasi Military Grade MIL-STD-810G, menandakan bahwa laptop ini memiliki durabilitas tinggi.
Selain lolos standar uji ketahanan internal ASUS, jajaran laptop terbaru ini juga lolos berbagai pengujian ekstrem termasuk pengujian pada ketinggian dan kelembapan ekstrem.
ZenBook merupakan laptop ultra-tangguh sekaligus ultra-portabel yang tepat untuk para profesional on-the-go.
Kolaborasi Eksklusif dengan Sebastian Gunawan
Sejak pertama kali diperkenalkan, ZenBook merupakan seri laptop yang tidak hanya mengedepankan performa dan fitur, tetapi juga estetika.
Untuk itulah ASUS berkolaborasi dengan desainer fashion ternama Sebastian Gunawan. Dalam kolaborasi kali ini, ASUS menghadirkan tas ZenBook yang didesain secara eksklusif oleh Sebastian Gunawan.
Sementara kami tahan dulu untuk lebih detail informasi ini. Yang pasti, untuk pembelian dengan tas ekslusif Sebastian Gunawan ini sangat terbatas. Baik dari sisi waktu dan lokasi (kota). Kami akan bawa di halaman berikutnya.
...
Selamat datang Notebook tertipis di Dunia. Sebuah persembahan Asus Indonesia untuk perjalanan Asus Global selama 30 tahun dalam periode tahun 1989 - 2019.
Entah sejak kapan merek minuman yang sangat kuat branding -nya dengan air kelapa ini punya varian rasa kopi. Kami sendiri sedikit kaget, namun yang lebih menarik lagi, kami justru merasakannya langsung di lokasi yang tidak biasa, yaitu di pelataran Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Penasaran? Ikuti cerita kami. Sabtu sore (28/2), usai mengikuti agenda di sana, kami menyempatkan diri menunggu waktu berbuka di pelataran depan bangunan utama masjid. Suasana sore yang cerah membuat area ini sangat ramai oleh warga yang ngabuburit. Jika cuaca sedang bersahabat dan tidak hujan, menunggu azan Maghrib di sini memang sangat kami rekomendasikan. Apalagi, pihak MAJT juga biasanya menyediakan menu berbuka puasa secara cuma-cuma bagi jamaah. Kejutan dari Hydro Coco Jika pada Ramadan tahun lalu kami sempat melihat aktivitas merek air mineral yang cukup masif mencuri panggung perhatian di sini, kali ini giliran Hydro Coco. Meski skalanya tidak sebesar itu dan lebih fokus pada aktivasi booth pe...
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...
Setelah puas mengintip lantai 2 Cardea Semarang , rombongan segera beranjak naik ke lantai 3. Secara sekilas, tata ruangnya tak jauh berbeda dengan lantai sebelumnya. Mulai dari fasilitas toilet yang bersih hingga deretan loker penyimpanan sebelum masuk ke area utama masih bisa kami temukan di sini. Namun, ada satu perbedaan mencolok yang langsung tertangkap mata. Lantai 3 ini terasa lebih privat dan spesifik. Jika di lantai bawah area utamanya dipenuhi berbagai alat pendukung medis, di lantai 3 ini atmosfernya lebih tenang—sebuah zona yang nampaknya akan menjadi incaran banyak orang: Physio Room . Detail yang Fungsional Saat melangkah masuk, perhatian kami tertuju pada deretan ruangan menyerupai kamar dengan papan nama yang estetik di tiap pintunya. Salah satu yang paling menarik adalah Physio Room 1 . Pintunya menggunakan material kayu dengan warna hangat, lengkap dengan indikator ketersediaan ( Vacant/Occupied ) yang rapi. Detail kecil ini menunjukkan betapa privasi dan kenyamanan p...
Apa yang terlintas di benak Anda melihat tumpukan tempat sampah yang menggunung selesai waktu berbuka? Isinya didominasi kotak-kotak makan plastik yang dibuang begitu saja. Membayangkan jumlahnya yang mencapai ratusan setiap hari, apalagi selama 30 hari penuh di bulan Ramadan, tentu volumenya sangat luar biasa. Bukankah lebih bijak jika wadah tersebut dibawa pulang ketimbang sekadar menumpuk di tempat pembuangan? Tumpukan kotak makan ini mendadak memberi kami inspirasi untuk bahan tulisan di blog dotsemarang . Kebetulan, tahun ini sebagian besar waktu berbuka puasa kami habiskan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Namun tenang, kami hadir bukan semata karena menu buka puasanya, melainkan karena program " Kurma " (Kajian Unik Ramadan di MAJT) yang sudah kami ulas sebelumnya. Sebuah program talkshow yang kaya akan pengetahuan. Mengenal Wadah Thinwall: Bukan Sekadar Plastik Biasa Pesan utama yang ingin kami sampaikan adalah: Jangan dibuang, kalau bisa dibawa pulang. Kami sendir...
Kami tak pernah membayangkan sebelumnya jika bergantinya perangkat harian yang biasa kami gunakan akan berdampak begitu besar pada kebutuhan krusial. Terutama yang berhubungan dengan aplikasi dompet digital. Ternyata, efeknya sedahsyat itu hanya karena kami beralih ke hape dengan Operating System (OS) yang kurang update . Semenjak smartphone kebanggaan kami, ASUS Zenfone 5, resmi dipensiunkan awal tahun ini, keinginan untuk memiliki perangkat pengganti memang sangat tinggi. Maklum, sebagian besar aktivitas pekerjaan kami bertumpu pada handphone . Kami sangat butuh "senjata" baru agar produktivitas tidak terganggu. Namun, saking semangatnya, kami sempat abai pada satu detail teknis yang sangat penting. Kami seolah terbutakan keadaan. Saat ada rekan bola yang menawarkan bantuan dengan meminjamkan hapenya untuk dipakai, kami langsung mengiyakan tanpa pikir panjang. Solidaritas di Tengah Keterbatasan Awalnya, komunikasi ini terjalin sesama rekan bola. Mengingat kondisi keuangan ...
Comments
Post a Comment