Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Dampak Generasi Milenial Bagi Industri Perfilman Tanah Air


Pesona generasi milenial terus memberikan dampak positif bagi semua sektor, termasuk industri perfilman. Tapi dengan catatan, film yang dibuat harus memiliki target penonton generasi tersebut.

Kami tertarik dengan artikel dari Nova yang artikel aslinya bisa kamu lihat di sini, tentang majunya industri perfilman tanah air tak luput dari generasi milenial yang dijadikan target penonton.

Dari data statistik yang diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS), Nova memasukkan data jumlah generasi milenial yang mencapai lebih dari 63 juta orang pada tahun 2019, atau hampir 24% dari total penduduk Indonesia.

Dan statistik  pertumbuhan jumlah penonton film nasional sejak tahun 2015-2017 mencapai 2.5 kali lipat. Masih dari jumlah penonton, Nova juga memasukkan total penonton pada tahun 2017 yang jumlahnya mencapai 40,5 juta.

Target pasar penonton milenial

Deretan film Indonesia dengan jumlah penonton 1 juta, rata-rata mentargetkan generasi milenial sebagai target film mereka.

Sebut saja film yang beredar tahun 2018, seperti Dilan 1990, Milly dan Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga, atau Eiffel…I’m In Love 2.

Senada dengan kutipan berikut, pelaku industri film juga harus memahami pasar mereka dari sekarang.

“Kesuksesan sebuah merek tidak cukup hanya berupa pencapaian awareness yang tinggi, namun bagaimana merek tersebut dapat selalu relevan dengan target marketnya,”Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group.

...

Memahami milenial tidak mudah, tapi belajar dari beberapa kesuksesan, ini bisa dilakukan. Hanya perlu sedikit riset mendalam dan memaksimalkan potensi yang belum terlihat.

Bagaimana dengan 2019?

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

  1. Thanks infonya. Oiya ngomongin generasi milenial, ternyata saat ini ada loh platform pengembangan dana buat generasi tersebut. Dan katanya sih menguntungkan banget. Selengkapnya, temen-temen bisa cek di sini: pengembangan dana untuk milenial

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?