Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Kuatkan Kampanye Pariwisata di Media Sosial Tahun 2025, Disporapar Jateng Dorong Hashtag #JelajahJatengSekarang

Wedan, judulnya sangat panjang dan seperti tidak perlu baca full artikelnya apa yang kami tulis karena rasanya sudah mencakup isinya. Tunggu dulu, ada yang ngikutin kami Rabu kemarin (11/12) saat launching kalender pariwisata Jawa Tengah?

Saat acara berlangsung, tagar ini dipasang di pintu muka atau sebelum masuk ke bangunan utama seperti gambar yang ada di atas. 

Jika kami tidak datang, tentu kami tidak tahu bahwa tagar atau hashtag tersebut dikampanyekan. Bahkan, saat kami cari di media sosial semacam TikTok, tagar ini sudah menggema di mana-mana. 

Dan ternyata juga, tagar #JelajahJatengSekarang sempat dipakai sebagai tema lomba video pada bulan Juli kemarin. Sepertinya sukses besar sepanjang tahun ini, makanya dibawa ke dalam acara launching Jawa Tengah Calendar of Events 2025.

Makna dibalik kampanye tagar

Pencarian kami di mesin telusuri Google terhenti di web rri.co.id yang dipublish bulan Juni. Di dalam artikelnya, kami mendapakan info seputar hashtag #JelajahJatengSekarang yang menjadi tema lomba video yang diadakan di platform TikTok. Jelas, arah kampanye ini menyasar kemana. Ya, itu Gen Z pastinya.

Di halaman postingan rri tersebut diberitahukan bahwa tema yang mengambil tagar #JelajahJatengSekarang memiliki tujuan untuk mendukung Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).

Serta, menjadi program prioritas PJ Gubernur Jawa Tengah untuk pengembangan pariwisata dan peningkatan daya saing UMKM di sektor ekonomi kreatif.

Kampanye ini kemudian dipakai lagi dalam peluncuran Jawa Tengah Calendar of Events 2025. Selain menjadikan ikon saat di pintu masuk lokasi, juga dipakai di tampilan visual seperti gambar di bawah ini.

Sebentar lagi, hitungan minggu, kita akan memasuki tahun 2025. Kampanye Jelajah Jateng Sekarang akan semakin didengungkan karena menggambarkan semangat untuk menghadirkan pengalaman yang autentik, dinamis dan modern bagi wisatawan.

Dan lewat tema ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajak wisatawan dari dalam maupun luar negeri untuk segera merasakan pesona Jawa Tengah. 

Manfaatkan tagar untuk menaikkan exposure

Mumpung kami bahas ini, kamu yang kurang memperhatikan kontenmu di media sosial, mungkin bisa menaikkan exposure-mu dengan menggunakan tagar ini. Apalagi sampai mention akun Disporapar Jateng, kombo tuh views-nya atau perhatiannya.

  • X - @disporaparjtg
  • IG - @disporaparjateng

Kami mengajak ini bukan karena dibayar atau diajak (disuruh). Kami murni memberikan space untuk kamu yang ingin dapat membantu meningkatkan pariwisata di Jawa Tengah. Khususnya kamu yang tinggal di Jateng atau sedang berkunjung.

Manfaatkan saja ketenaran tagar #JelajahJatengSekarang sepanjang tahun 2025. Siapa tahu ada keberuntungan yang didapatkan. Apalagi sampai konsisten.

Oh ya, exposure sendiri adalah tingkat kepopuleran sebuah postingan karena berbagai pembahasan dan interaksi yang terjadi dengan followers. Tingkat exposure dapat dilihat dari engagement yang terjalin antara pembuat postingan dan followers-nya. Termasuk, jumlah like dan views.

...

Tim pemasaran Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah (Disporapar) memang tidak kaleng-kaleng tiap buat kampanye pemasaran. Apakah tagar ini akan mendapatkan exposure lebih besar atau malah tidak diperhatikan, khususnya bagian pemasaran.

Mari pantau bersama.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?