Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Tahun 2024, Konten Kreator Semakin Dapat Tempat

Sebuah fakta menarik kami dapatkan sebelum menutup bulan November ini. Kami menulis ini terinspirasi dari aktivitas yang kami lakuin saat diundang oleh tim pemasar Sinar Mas Land yang sedang berkunjung ke Kota Semarang di akhir pekan kemarin, Sabtu siang (16/11).

Bertempat di Monti Dining, kedua kalinya dengan kegiatan yang sama, kami bertemu dengan tim pemasar Sinar Mas Land yang turut mengundang pihak DP Mall dan Rooms'in Hotel yang merupakan bagian dari Sinar Mas Land.

Tujuan kegiatannya sederhana sebenarnya, untuk saling mengenal. Acara bertajuk Digital Creators Day ini memang mengundang sejumlah pemilik akun Instagram yang bisa dibilang punya pengaruh dan followers yang besar. Sayangnya, beberapa pemilik akun ada yang tidak hadir. Entahlah, apa alasannya.

Konten kreator yang semakin dipandang

Kami yang kembali diundang, tentu tidak asing dengan sebagian orang yang hadir. Terutama tim Sinar Mas Land yang datang seperti tahun 2023. Saat itu, agendanya kurang lebih sama. 

Bila tahun lalu mereka datang dengan menggandeng para pemilik blog Semarang yang dikemas lewat acara Blogger Gathering & SEO Workshop, maka tahun ini mereka menggandeng para pembuat konten yang istilahnya sekarang disebut konten kreator atau Content Creator. 

Duh, maafkan kami yang istilahnya mengambil jalan pintas dengan bahasa Indonesia saja. 

Dari kegiatan kali ini tentu sangat menarik apa yang dilakukan bagian pemasar Sinar Mas Land. Peralihan dari bloger ke konten kreator seperti menegaskan bahwa tahun 2024 memang tahunnya para pembuat konten berbasis video.

Meski sama-sama pembuat konten, bloger dianggap sudah kurang menarik karena terlalu fokus pada tulisan menurut pendapat kami. Padahal kami adalah bloger, kok rasanya tertusuk sangat jelas sekali. 😅

Jika melihat tren begini, tentu ini adalah peringatan atau semacam himbauan kepada kita, terutama kami sendiri bahwa sekelas perusahaan besar seperti Sinar Mas sudah mengarahkan pandangannya pada konten kreator.

Apakah akan masih bertahan atau berevolusi sesuai slot yang tersisa. Beberapa pemilik blog seperti kami, bahkan ada yang sampai menggarap semua lini. Meski ujung-ujunnya kewalahan karena terlalu banyak diambil.

Tugas berat

Memang sih, kedatangan pemasar Sinar Mas Land lebih fokus ke konten kreator ke Semarang untuk memaksimalkan publikasi dua asetnya, mal dan hotel. Namun tidak semua perusaaan besar juga ingin mengambil peran konten kreator.

Perusahaan teknologi semacam ASUS yang beberapa kali datang tahun ini, masih mengajak para pemilik blog untuk kampanye pemasaran mereka. Hanya saja??

Para pemilik mendapatkan tugas yang lebih berat dan harga yang tetap sama. Maksudnya itu, saat ASUS mengenalkan produk yang dibawa, para pemilik blog diajak membuat konten dengan posting di blog maupun platform video pendek. Semua lini dimaksimalkan.

Ujung-ujungnya, bloger seperti kami tentu sedikit merasa kesulitan karena harus membuat banyak konten dengan format yang berbeda. Masalahnya karena kami fokus dengan blog, perangkat yang kami gunakan tidak upgrade. Sehingga saat membuat video, perangkat kami yang menderita.

Ya, tetap saja kami melihat tahun ini juga sebenarnya ASUS sudah mulai condong ke konten kreator. Kami rasa tahun 2025, mereka akan semakin tegas menggandeng siapa yang akan diundang untuk datang ke acara mereka.

...

Perubahan platform dan profesi kreator digital memang sudah terjadi dalam beberapa tahun belakangan. Sebagian tentu sudah memahami dan bahkan, sudah bertransformasi. 

Lewat halaman ini, kami hanya ingin mengatakan bahwa ya ini faktanya. Brand atau perusaaan sekarang lebih tertarik pada pembuat video di platform. Entah itu Instagram, TikTok maupun YouTube.

Semua orang bisa disebut konten kreator jika mengacu istilah umumnya. Namun yang dicari tim pemasar adalah orang yang mampu mengungkapkan ekspresi dan pengalamannya lewat video secara lebih mendalam dengan kemampuan editing yang kekinian.

Jadi, jangan dipukul rata apabila kamu juga posting di TikTok meski followers-nya banyak. Kamu harus membuat videomu lebih user experience dan personal.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?