Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Strategi Pameran Otomotif di Jateng Fair, Hadirkan Turnamen Esport

Mereka tampak asyik dengan smartphone yang dipegang. Sesekali teriakan keluar dari mulut mereka meski tengah sedang bermain. Strategi menarik yang kami lihat dari penyelenggaraan Grand Maerakaca Auto Show (GAS) 2023.

Event otomotif ini sudah kami posting bulan Juli kemarin. Ya, pameran ini jadi satu dengan acara tahunan Jateng Fair di waktu yang sama. Hanya saja, pameran otomotif yang diselenggarakan oleh Bapenda Provinsi Jawa Tengah ini waktunya lebih pendek dari Jateng Fair sendiri.

Turnamen Esport

Istilah esports seharusnya sudah familiar buatmu. Apalagi sekarang ini kebanyakan esports banyak diminati kaum muda yang didominasi Gen Z. Tidak heran penyelenggara merangkul anak muda yang hobi games berpartisipasi lewat turnamen atau kompetisi.

Saat kami melihat langsung awal bulan Juli kemarin (6/7), pameran otomotif yang dilaksanakan di gedung Bale Sindoro ini dalamnya tampak sangat antusias oleh mereka.

Panitia menaruh kompetisi esport-nya di tengah-tengah yang dikelilingi beragam kendaraan. Peserta duduk dengan santai di meja panjang yang telah disediakan dengan sebuah panggung besar yang ada di ujung mereka.

Ada 2 meja yang ditaruh di sana. Entah bagaimana dengan akses WiFi, apakah penyelenggara bekerja sama dengan provider atau alternatif sendiri. Bila melihat puluhan peserta yang mengikuti, kami pikir butuh akses dengan jaringan bagus di sana.

Kami kurang mengerti game apa saja yang dilombakan. Namun kami melihat sertifikat dan piala yang disediakan di meja dekat panggung.  Anak muda main games sekarang sangat dihargai.

Strategi merangkul Gen Z

Kami cukup jarang menemukan stategi seperti ini dalam sebuah pameran, khsusunya otomotif di Kota Semarang. Bila ada pun, mungkin kami saja yang tidak tahu. Makanya penyelenggara jangan lupa undang kami untuk melihat langsung. Lho, malah promosi. 😅


Esport sangat disukai anak-anak hingga remaja saat ini. Terutama generasi Z, orang yang lahir antara pertengahan 90-an dan awal 2000-an. 

Mengutip laman thingkwithgoogle.com, Gen Z dikatakan di sana tidak hanya menikmati bermain game untuk hiburan atau melarikan diri ke dunia baru dan bersantai, tapi mereka juga mengaktifkan game favorit mereka untuk terhubung dengan pemain baru dan menjalin ikatan dengan teman-teman mereka.

Termasuk cara menghasilkan uang hanya dengan melakukan bermain game. Khusus untuk gamer yang lebih serius, memperoleh dan menjual item pembelian dalam aplikasi seperti mod, senjata, atau keterampilan memberikan keterlibatan sekunder (dan terkadang pendapatan sekunder) bagi pemain sebagai motivasi tambahan untuk menguasai sebuah game.


Maka tidak heran strategi yang dilakukan penyelenggara event otomotif ini kami berikan tepuk tangan. Itu luar biasa tentunya. Tidak sekedar meramaikan event, tapi juga membangun ekosistem antara otomotif dan gamer di masa depan. Maksudnya untuk acara berikutnya.

...

Sepertinya sudah terlalu panjang dan semakin bercabang. Dari artikel yang kami tulis di halaman ini, strategi seperti ini dapat diadaptasi kembali ke dalam kegiatan atau event yang akan dibuat juga.

Namanya juga strategi, tidak mudah dan tujuannya juga berbeda-beda. Kami hanya menawarkan alternatif saja.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?