Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Trend Semarang : Ketika Es Teh Naik Kelas, Bisnis yang Menggiurkan?

Saat mencari di google, ternyata bisnis es teh cup jumbo sudah marak sejak tahun 2022. Bahkan awal tahun 2023, bisnis ini semakin merajela. Ada beberapa media yang menulis bagaimana bisnis es teh jumbo bisa laku ratusan cup dalam sehari. Di Kota Semarang?

Kami tertegun sejenak saat melihat daftar media yang menulis ada campusnesia.co.id. Kebenaran kami kenal dengan salah satu orang dari redaksinya. Media tersebut sudah menulis tentang fenomena es teh jumbo. Menarik isu ini mereka angkat juga.

Mendadak rame

Meski bisnis es teh sudah berkembang 2 tahun belakangan, entah kenapa kami baru sadar jika daerah sekitar kami sekarang mendadak rame dengan bisnis es teh jumbo.

Harganya sendiri bikin kami mengatakan 'wow' karena cuma Rp3.000 saja. Meski sebenarnya itu dalam gelas esnya lebih banyak es batunya saja. Tapi, tetap saja itu sangat besar dan benar-benar buat puas.

Bisnis es teh jumbo dengan harga per-cupnya cuma tiga ribu rupiah begitu banyak di jalan-jalan. Bahkan, sampai ke dalam gang yang notabene bukan jalan besar.

Bisnis yang menggiurkan?

Bila dibandingkan dengan harga es teh di tempat makan, bisnis es teh jumbo tentu lebih masuk di kantong. Apalagi cuaca Kota Semarang di musim kemarau gini, identik dengan panas terik saat siang hari. 

Saat kami mencobanya pertengahan bulan Juli kemarin, bisnis ini terlihat sederhana dari cara penyajiannya. Apalagi ada tulisan 3000 yang berarti harga es tehnya dengan embel-embel jumbo. 

Saat kami tanyakan ke penjualnya, mbak penjualnya malah langsung bilang bahwa mereka bukan merek franchise itu. Ini baru dan belum banyak (3-5 outlet) katanya.

Ternyata bisnis es teh terasa lebih banyak kelihatan karena hadirnya banyak bisnis lokal yang mencoba mengambil ceruk yang sedang tren.

Pantes saja bisnis ini menarik perhatian. Ditambah, varian es teh ini juga tidak terpaku pada satu rasa saja. Seperti di dalam gambar di atas, ada banyak varian dengan harganya juga yang beragam.

Naik kelas ?

Kami tidak menyangka saja, biasanya minum es teh manis di tempat makan malah sekarang jadi tren yang berkembang. Dari sisi kepraktisannya dan popularitasnya ternyata mempengaruhi gaya hidup masyarkat, khususnya remaja dan sekitar Semarang.

Dulu hanya untuk sekedar teman makan, sekarang malah jadi trend yang tak perlu beli makan untuk meminumnya. Dengan harganya yang murah meriah dan permainan strategi (jumbo), siapa tidak ingin mencoba. Malah bisa buat nagih. 

...

Sepertinya memang kami telat menyadarinya bisnis es teh jumbo 3000 ini. Kami memang sering melihat, hanya saja tidak sebanyak sekarang. Terutama di sekitar tempat tinggal kami.

Bagaimana, tertarik untuk mencoba bisnis ini juga?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape