Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Kota Semarang Jadi Tuan Rumah Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN Ke-55


Usai bulan Juli kemarin Kota Semarang kedatangan ribuan orang acara Pornas Korpri XVI, bulan Agustus ini kembali Ibu Kota Jawa Tengah kedatangan banyak orang. Kali ini ada lebih dari 500 delegasi atau perwakilan. Meski lebih sedikit, namun yang datang dari banyak negara.

Kami senang dengan fakta tersebut bahwa Kota Semarang didapuk menjadi tempat pertemuan Menteri Ekonomi atau ASEAN Economic Ministers (AEM) yang ke-55. Pertemuan tersebut berlangsung dari tanggal 17-22 Agustus 2023. Hotel Padma jadi lokasi acara ini berlangsung.

Alasan dipilih

Meski kami tidak terlibat secara langsung, sekelas ASEAN pula, saat kami menelusuri mesin pencari google alasan dipilihnya Kota Semarang sebagai tuan rumah mengutip finance.detik.com adalah

Kota Lunpia dianggap merefleksikan perkembangan sosial budaya Indonesia. Semarang juga dinilai siap menyelenggarakan ajang internasional dan memadai secara infrastruktur.

Negara yang hadir

Tentu saja ini bukan saja berkah buat Kota Semarang tapi juga kembali mengangkat perekonomian seperti perhotelan, tempat wisata, UMKM dan lainnya.

Beberapa negara yang hadir selain tentu delagasi ASEAN itu sendiri ialah China, Australia, New Zealand, India, Kanada, Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris dan Rusia.

Isu yang dibahas

Ada 6 isu yang dibahas selama pertemuan mengutip laman goodnewsfromindonesia, yaitu 

  1. Transformasi Digital (digital transformation)
  2. Pembangunan Berkelanjutan (sustainable development)
  3. Ketahanan Kesehatan (health Resilience)
  4. Ketahanan Pangan (food Security)
  5. Fasilitasi Perdagangan dan Investasi (trade and investment facilitation).

Cukup menarik melihat nomor 1 dimana transformasi digital menjadi isu penting yang dibahas. Sayang sekali kami tidak bisa melihat info ini lebih detail lagi.

...

Salah satu hasil kesepakatan dari pertemuan yang menarik perhatian kami adalah arsitek yang bisa bekerja di negara kawasan ASEAN manapun. Wah, mantab ini. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?