Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Lawang Sewu Kembali Dibuka, Cek Jam Kunjungannya


Setelah resmi ditutup sejak bulan Maret 2020, karena pandemi, mulai hari ini, Lawang Sewu dibuka kembali. Protokol new normal diterapkan, salah satunya memangkas jam kunjungan. Catat waktunya biar kamu nggak salah lihat.

Minggu pagi (12/7), kami ingin memastikan bahwa benar Lawang Sewu telah dibuka dengan mengunjunginya. Benar saja telah dibuka. Tentu ini kabar baik buat kami, pelaku wisata dan masyarakat yang ingin berkunjung.

Saat kami bertanya dengan petugas keamaan, Lawang Sewu udah buka sejak 3 hari lalu. Itu berarti sejak hari Kamis kemarin (9/7/2020). 

Protokol kesehatan


Salah satu aspek yang harus dipenuhi tempat wisata agar kembali beroperasi adalah memenuhi aturan protokol kesehatan. Sebuah spanduk membentang di pagar terlihat bagaimana pesan yang ingin disampaikan pihak pengelola kepada masyarakat saat ingin berkunjung.

Salah satunya adalah memangkas jam kunjungan. Bila tidak salah, terakhir kami ke Lawang Sewu bisa sampai malam. Namun kali ini hanya sampai sore. Jam kunjungan Lawang Sewu beroperasi dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore.

Selain itu, dari gerbang pintu masuk, telah disediain wastafel portable yang tinggal gunakan. Oh ya, petugas keamaan dan pemandu (guide), sudah menggunakan masker.


Mengutip kompas.com, pembatasan pengunjung dalam sehari juga diberlakukan dengan patokan maksimal 3 ribu kunjungan. Bila tercukupi, maka penjualan tiket akan dihentikan sementara.

Dan juga, Lawang Sewu memiliki fasilitas ruang isolasi tersendiri yang bisa digunakan dalam keadaan darurat.

Loket baru


Dalam kunjungan kali ini juga, meski hanya melihat dari luar, kamu baru tahu tentang bangunan baru untuk loket tiketing. Jadi sekarang, pintu masuk Lawang Sewu bukan lagi yang berada di depan Tugu Muda.

Melainkan gerbang sebelumnya, setelah dari DP Mall. Sebelumnya gerbang ini digunakan sebagai pintu keluar. Mungkin ini adalah bagian dari kenyamanan pengunjung.

Lahan parkir

Entah, apakah lahan parkir yang berada disebelah loket baru adalah tempat parkir untuk pengunjung Lawang Sewu? Karena kami lihat, tempatnya hampir jadi. Dan itu adalah alternatif terbaik untuk parkir yang selama ini jadi kendala setiap rombongan datang menggunakan bus.


...

Selamat datang kembali para wisatawan dan masyarakat yang ingin berkunjung ke Lawang Sewu. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape