Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Aloon-aloon Masjid Semarang, Simbol Tulisan yang menarik Perhatian


Ini adalah kabar terbaru dari alun-alun Semarang yang berada di kawasan Pasar Johar atau Kauman. Lapangan tampak berwarna hijau dengan rumput-rumput yang masih dalam keadaan baik. Beberapa anak-anak sedang asyik berolahraga hingga berselfie ria.

Awal bulan Juli, Kamis pagi (2/7), kami mampir sejenak menikmati hari. Kami penasaran dengan keadaan alun-alun yang kini sudah sedikit ada perubahan. Meski kami pikir, alun-alun rasanya belum diresmikan untuk dibuka sepenuhnya.

Ini bisa dilihat dari pembatas jalan yang masih terpasang meski sebagian ada yang rusak. Masyarakat yang masuk ke dalam alun-alun pun hanya menggunakan satu pintu yang masih sebagian ditutup dengan seng.

Lapangan hijau


Dari sisi struktur bangunan sebenarnya sudah jadi dan kokoh. Tulisan raksasa 'Aloon-aloon Masjid Semarang' menjadi simbol di masa depan bahwa tempat ini bakal menjadi salah satu pusat keramaian.

Yang menarik dari desain alun-alun adalah penempatan ruangan luas mirip tempat parkir di bawah lapangan yang berada di atasnya. Apakah itu memang untuk parkir atau para pedagang nantinya.

Tidak seperti alun-alaun Simpang Lima yang langsung terhubung dengan lapangan, di sini untuk melihat lapangan atau menuju ke sananya, kita harus naik tangga. Itu adalah struktur yang menarik.

Tangga-tangga yang dibuat pun dibuat cukup ramah. Selain ditujukan untuk orang normal, juga ada desain untuk masyarakat berkebutuhan khusus. Kami harap tangga itu tidak disalahgunakan.



Saat kami melihat langsung lapangan, banyak anak-anak bermain bola, orang-orang yang sedang berolahraga mengelilingi lapangan, hingga berselfie ria. Kami senang dengan suasana ini.

Rasanya tidak sabar lagi bagaimana tempat ini nantinya diresmikan. Apalagi alun-alun terhubung dengan pasar Johar dari sisi bangunannya. 





Bila pagi hari saja sudah ramai, bagaimana sore menjelang malam. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?