Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Dikenalkan Sejak Tahun 2010 di Semarang, Seperti Apa Catur Gajah ?


Salah satu hal menarik bila kamu berkunjung ke Pasar Imlek Semawis adalah Catur Gajah. Stannya tidak begitu besar atau mewah, namun cukup untuk 4 orang bermain saling hadap-hadapan. Sudah tahu tentang permainan yang berasal dari Tionghoa ini?

Sering hadir di agenda tahunan kawasan Pecinan Semarang, kami baru sadar jika belum pernah membawa catur gajah atau yang disebut Xiang Qi ini di blog dotsemarang. Entah, kemana saja kami pergi saat di acara.

Acara Pasar Imlek Semawis kemarin tentu tak kami sia-siakan untuk melihat dari dekat. Saat ditawarkan untuk bermain, kami langsung gugup dan menolaknya secara halus. Maklum, masih orang awam dan pasti itu sulit.

Namun kami terus diyakinkan oleh salah satu orang (wanita) yang duduk di sana, dengan suasana ramai, beliau berkata "jika mengerti bermain catur yang biasa, hitam putih, pasti bisa bermain catur gajah. Beberapa hari untuk lebih memahami."

Bukan sekedar olahraga

Kami tak begitu lama di sana dan sekedar memperhatikan. Bagi masyarakat Tionghoa, catur gajah bukan sekedar olahraga saja. Melainkan budaya yang sudah turun temurun dan telah berusia lebih dari 3 ribu tahun.

Dan juga memiliki makna cerita antara 2 kerajaan yaitu, Chu dan Han yang berperang. Bila kamu memenangkan permainan tersebut, berarti kamu menjatuhkan raja lawan.

Di Semarang sejak tahun 2010

Selalu hadir di acara Pasar Imlek Semawis, Catur Gajah ternyata sudah dikenalkan di Semarang sejak tahun 2010, mengutip situs Suara Merdeka yang sudah terbit bulan Maret 2019.

Bahkan di Jawa Tengah sendiri, melihat spanduk, permainan yang menjadi olahraga ini memiliki kepengurusan, yakni Persatuan Xiangqi Indonesia (XIQI) Pengprov Jawa Tengah. Pengurus XIQI, sebagian besar berasal dari mantan pengurus Percasi. 

”Bila telah terbiasa bermain catur, belajar Catur Gajah paling hanya butuh dua hari saja untuk bisa memainkannya. XIQI Jateng saat ini punya sepuluh atlet dengan usia bervariatif. Mulai dari usia 10 tahun hingga 80 tahun.” Lina Listiani, salah satu tokoh Catur Gajah Semarang. 

Cara memainkan


Sayangnya kesempatan diajak bermain waktu itu kami tolak, karena gugup, pengalaman menulis cara memainkan catur gajah tidak kami miliki.

Masih mengutip dari situs suaramerdeka.com, bila papan catur biasa yang kami mainkan berbentuk kotak hitam dan putih, catur gajah ini berbeda. Papan hanya tergambar garis-garis sebagai penanda jalur berjalan. Kunci permainan ini terletak pada bidak Pao.

Bidak Pao ini kerap digunakan untuk menyerang lawan-lawannya sekaligus bertahan. Termasuk mematikan bidak raja. Kalau dipermainan catur biasa, bidak Pao ini langkahnya menyerong. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?