Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Lebaran 2020, Tren Silaturahmi Digital


Mau tidak mau, penyebaran koronavirus memaksa masyarakat untuk menggunakan teknologi internet sebagai ganti komunikasi tatap muka. Bahkan, sampai wilayah pelosok yang saat ini sudah mulai menggunakan teknologi internet saat pandemi sekarang.

Kami tertarik dengan artikel yang dirilis dari situs kominfo.go.id yang terbit tanggal 22 Mei 2020 dengan judul Dirjen IKP: Masa Pandemi, Masyarakat Cepat Adaptasi Teknologi Internet.

Pembahasan yang menarik adalah bagaimana ajakan Menteri Kominfo, Johnny G. Plate tentang masyarakat melakukan silaturahmi digital pada saat merayakan hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah (lebaran).

Silaturahmi digital

Sebenarnya ini bukan sesuatu yang baru. Tentu saja, karena beberapa tahun terakhir, kami melakukannya. Hanya saja pandemi corona benar-benar membuat ini menjadi tren. 

Semenjak mudik dilarang lebaran tahun ini, demi memutus mata rantai koronavirus, alternatif pilihan bersilaturahmi adalah menggunakan tenologi.

Menurut Widodo Muktiyo, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, pandemi saat ini juga membawa dampak positif terhadap kesadaran dan daya adaptasi masyarakat menggunakan internet dalam kehidupan sehari-hari.
"Dahulu tidak mau belajar, sekarang justru mau belajar menggunakan internet".
Ini adalah fenomena menarik menurut beliau. Masyarakat berlomba-lomba mempelajari penggunaan teknologi internet dalam kehidupan sehari-hari, sebagai alternatif dalam berkomunikasi.

Video call sampai banjir linimasa

Silaturahmi digital saat ini sangat mudah dilakukan. Kami bisa menggunakan aplikasi pesan semacam WhatsApp hingga media sosial yang beraneka ragam.

Tentu pilihan utama bagi mereka yang ingin terhubung dengan orang dekat, keluarga hingga sahabat, adalah video call. WhatsApp, Line, facebook dan sebagainya, adalah aplikasi yang bisa digunakan.

Untuk lebih luas lagi agar terhubung dengan yang lain, media sosial lebih dapat intensnya. Ada Twitter, facebook hingga Instagram yang dapat mengirimkan makna dibalik silaturahmi digital.

Kami sendiri memilih Twitter dalam menjebatani komunikasi digital saat lebaran sekarang. Dari hari terakhir puasa hingga sekarang, trending percakapan sudah dimulai dengan tagar #EidMubarak dan #IdulFitri.

Lalu, bagaimana denganmu? Mana yang kamu gunakan untuk mempererat silaturami saat pandemi sekarang? Usahakan tetap terhubung, ya.

...

Silaturahmi digital tahun ini memang lebih menarik, terutama momennya. Yang terpenting dari silaturahmi digital adalah insfratruktur tower Base Transceiver Station (BTS) yang mendukung. Percuma kalau teknologi ada, tapi mengalami gangguan jaringan.

Tapi syukurlah bila Kementerian Kominfo bersama operator seluler telah menyiapkan infrastruktur tower Base Transceiver Station (BTS) sebanyak 479.125 unit. Terdiri dari BTS 4G eksisting di kuartal-3 Tahun 2019 di seluruh Indonesia tercatat sebanyak 173.294 unit, BTS 3G sebanyak 188.849 unit dan BTS 2G sebanyak 116.982 unit.

Kami harap, silaturahmimu tetap lancar.
Selamat Idulfitri 1441 Hijriah.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape