Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Menjajal Xiaomi Mi Note 10 Pro, Smartphone dengan Kamera Resolusi 108 Megapiksel


Gimana rasanya memegang Smartphone dengan kamera utamanya mencapai 108 megapiksel? Yang pasti, lebih baik dari kamera smartphone saat ini yang kami miliki. Selebihnya, itu hanya barang milik orang lain.

Dirilis awal bulan Januari 2020, kami hanya terkesima pada kamera yang diusung Xiaomi saat kabar berita mereka merilisnya dengan piksel yang sangat besar. Itu benar-benar pro.

Kedatangan pemilik situs ponselmu.com, Herry SW ke Semarang (20/1) dengan acara andalannya Towel-towel adalah sedikit alasan akhirnya kami tertarik untuk menjajal Smartphone yang dibekali 5 kamera tersebut.


Kali ini tempat yang dimanfaatkan untuk bertemu adalah foodcourt DP Mall. Hanya ada 7 orang yang hadir. Dan ini menjadi sesuatu yang tidak baik dikemudian hari karena pesertanya kurang banyak. Mungkin Semarang akan tidak dilirik acara berikutnya?

Fokus pada kamera

Halaman ini kami ingin fokuskan pada sisi kamera. Spesifikasi tentang Xiaomi Mi Note 10 Pro tentu sudah banyak diulas diberbagai media maupun saluran-saluran media sosial.


Saat diberi kesempatan memegangnya, hal utama yang menarik perhatian adalah layarnya yang full, kecuali tambahan kamera depan yang mirip poni. Kamera depan ini sudah diperkuat ukuran 32 megapiksel.

Bobotnya lebih berat dari Zenfone 5 yang kami andalkan untuk mengabadikan gambar-gambar Xiaomi Mi Note 10 Pro di halaman ini.

5 kamera belakang memiliki spesifikasi berbeda :
  1. 108 MP (f/1.69)
  2. 12 MP depth (f/2.0) 2x optical zoom
  3. 5 MP telephoto (f/2.0) hybrid 10x optical zoom
  4. 20 MP ultrawide (f/2.2)
  5. 2 MP makro 
Dengan kemampuan kamera seperti ini, kami membayangkan seberapa dekat wajah orang yang duduknya agak jauh dari kami dapat masuk dalam jepretan. Dan hasilnya, sesuai harapan dari Smartphone yang dibandrol 7 jutaan rupiah ini.

 Kamera depan
 Fitur kamera
  Fitur kamera manual atau pro
Ini fitur yang kami suka. Untuk Zoom bisa dilakukan secara manual hingga 50xZoom

Teknologi AI juga sudah ditanamkan, memudahkan penggunanya bila tak ingin berimprovisasi. Beberapa fitur bawaan kamera juga sangat menarik.

Termasuk fitur vlog yang memudahkan penggunanya dalam membuat video. Andai kami dapat memegangnya lebih lama, mungkin pengalamannya lebih kaya. Tapi kami bersyukur bisa mencobanya hari ini.

Hasil-hasil jepretan kamera Xiaomi Mi Note 10 Pro

Kami tidak mungkin menyebut artikel ini sebagai review Xiaomi Mi Note 10 Pro, mengingat waktunya juga tidak lama. Yang kami tulis adalah apa yang kami rasakan saja. Gambar-gambar di bawah ini adalah hasilnya dari kameranya langsung yang sudah ditransfer.

Gambar-gambar sudah kami kompres demi kenyamanan kamu yang membuka halaman ini. Jadi, jangan berharap dapat melihat lebih detail saat diperbesar. Tidak kami beri filter apapun selain dikompress.

Efek kedalaman
 Mode biasa
 Ini jarak kami. Oh ya, ini mode malam.

Kami puas dengan kamera zoom Xiaomi Mi Note 10 Pro
...

Dengan piksel besar ini, rasanya feed Instagram kami bakal lebih menarik untuk mendapatkan gambar dengan lebih baik. Khususnya objek maupun subjek yang dibuat lebih dekat meskipun diambil dari jarak jauh.

Tentu, ini adalah pikiran kami saja. Karena fitur lainnya sebenarnya juga masih banyak untuk dijelajahi. Bagaimana pendapatmu? 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape