Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Lobak sebagai Salah Satu hidangan Utama Tradisi Tuk Panjang Edisi Pasar Imlek Semawis Tahun 2020


Lobak dalam bahasa Mandarin disebut chai dou yang bermakna keberuntungan. Menjadi salah satu hidangan utama, lobak disajikan dalam bentuk kue dan Sop. Mari melihat menu-menu yang dihidangkan saat pembukaan Pasar Imlek Semawis 2020.

Tuk Panjang yang menjadi bagian penting perayaan Pasar Imlek Semawis bukan saja dihadirkan saat pembukaan, tapi juga penutupan. Kami baru mengetahuinya saat hari terakhir berkunjung.

Sebagai sebuah tradisi khas Kota Semarang dalam menyambuk tahun baru Imlek, Tuk Panjang selalu menyajikan beragam menu yang tidak boleh dilewatkan.

Ada beberapa bagian jamuan makan malam ini setelah acara resmi dibuka oleh panitia. Mulai dari hidangan pembuka, hidangan utama dan hidangan penutup.

Langsung saja, hidangan-hidangan ini memiliki banyak makna bagi mereka yang menyantapnya. Teks di bawah ini diambil dari daftar menu yang tersedia di meja para tamu undangan.

Hidangan Pembuka

Edamame


Kedelai sayur atau edamame atau 'mou dou' dalam Bahasa Mandari pertama kali ditanam di Tiongkok 7000 tahun lalu. Di Indonesia edamame banyak ditanam di daerah Jember dan hasilnya diekspor ke negara Jepang.

Selain enak dikonsumsi, edamame juga kaya kandungan protein, serat, Vitamin A dan B, asam folat, mangan dan fospor. Edamame biasanya direbus dengan garam dan campuran rempah.

Kue Lobak


Hidangan yang terbuat dari bahan lobak, tepung beras dan air ini bisa dijumpai di rumah makan khas Hongkong. Kue lobak atau luoba gau disebtu juga dengan radish-cake atau turnip-cake.

Lucunya, di Singapura kue lobak disebut carrot-cake. Padahal di dalamnya sama sekali tidak ada wortel atau carrot sama sekali. Lobak disantap saat Imlek, karena lobak disebut juga sebagai 'chai dou' yang berarti keberuntungan.

Hidangan utama

Sup Lobak


Seperti halnya kue lobak, sup lobak juga dipercaya membawa keberuntungan di sepanjang tahun. Dimasak dengan bumbu khas sop buntut yang mericanya sangat terasa, sup lobak akan menghangatkan sekaligus merekatkan silaturahmi di hati setiap insan.

Ikan Dori Nasi Kongbap

Ikan dori adalah ikan laut dengan aroma sergar, tekstur yang sangat lembut dan serabut kecil-kecil. Dagingnya terasa padat dan kenyal, rasannya dominan gurih daengan kombinasi manis.


Dalam bahasa Mandarin, ikan disebut 'yu', homonim dengan kata 'sisa' atau 'kelebihan'. Jadi makan ikan menjelang Imlek, diharapkan akan selalu menghasilkan kelebihan di Tahun Baru. Itu sebabnya muncul peribahasa 'Nian nian you yu', artinya tiap tahun ada sisa/kelebihan.

Nasi Kongbap adalah nasi multigrain yang berisi campuran 10 macam biji-bijian; beras merah, beras hitam, wijen, selasih, kacang ijo, beras ketan, jali, millet merah, millet putih, dan jagung.

Nasi Kongbab bermanfaat untuk memperlancar pencernaan, serta menjaga kadar gula darah tanpa mengubah rasa nasi putih.

Hidangan Penutup

Kue Keranjang Kukus Santan


Tak dapat dipungkiri, kue kerangjang atau nian gao yang manis, lengket, gurih, mantap selalu mewarnai perayaan Imlek semenjak dulu kala.

Dibuat dari bahan tepung ketan dan gula, konon ini ditujukan sebagai hidangan untuk menyenangkan Dewa Tungku (Cau Kun Kong) agar membawa laporan yang menyenangkan kepada raja Surga (Giok Hong Siang Te).

Selain itu, bentuknya yang bulat bermakna agar keluarga terus bersatu, rukun dan bulat tekad dalam menghadapi tantangan di tahun yang akan datang.

Kopi Alam


Secangkir kopi dari Warung Kopi Alam diserumput dalam kehangatan suasana penuh keakraban. Kerukunan adalah tiang, saling pengertian adalah perekat. Uap kopi panas mengepul perlahan, tak ada keraguan terbesit, kita semua bersaudara.

...

Kami sangat senang bisa hadir di sini dan ikut merasakan langsung suasana Tuk Panjang, dan tentunya hidangan yang disajikan. Maklum saja, acara seperti ini hanya untuk undangan.

Pasar Imlek Semawis tahun ini berlangsun dari tanggal 17-19 Januari 2020. Lokasinya masih sama seperti edisi sebelumnya, kawasan Wotgandul Timur. Dan tahun ini adalah tahun ke-17 acara yang rutin digelar setiap tahun.



Kira-kira tahun depan, apalagi hidangan yang dihadirkan?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?