Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Desember 2019, Cinemaxx Ganti Branding Menjadi Cinepolis


Kami melihat perubahan branding ini sebagai bagian dari pemasaran untuk lebih kuat lagi bertahan di era disrupsi. Apalagi bioskop Cinemaxx di Semarang, dikepung oleh bioskop dari keluarga 21. Pembaruan sangat penting, baik dari sisi layanan hingga teknologi yang digunakan.

5 Mei 2017, kami turut hadir dalam pembukaan bioskop Cinemaxx untuk pertama kalinya. Waktu itu harapan kami dan sebagian besar mereka yang menyukai ke bioskop, ada harapan baru untuk pergi ke bioskop. Harga yang lebih bersahabat namun dengan layanan yang lebih prima.

Seiring waktu, 2 tahun berlalu, Cinemaxx akhirnya memiliki wajah baru yang diberi nama Cinepolis. Apakah akan ada pengalaman baru atau sekedar ganti nama dan bernaung di bawah jaringan yang lebih besar untuk sekedar bertahan di kancah perbioskopan tanah air?

Jaringan besar asal Meksiko

Setelah diumumkannya pergantian nama di awal bulan Desember, kami langsung bergegas menuju Java Mall. Lokasi bioskop Cinepolis di Semarang. Saat kami tiba tak berapa lama, namanya benar-benar sudah berganti (2/12/2019).

Cinepolis sendiri merupakan jaringan besar asal Meksiko yang sudah berdiri sejak tahun 1971 dan tersebar di 17 negara. Mengutip situs berita rmco.id (5/12/219), jaringan Cinepolis kini telah memiliki 5.600 lebih layar bioskop di seluruh penjuru dunia.

Bahkan diklaim memiliki jumlah penonton terbesa kedua di dunia dengan 388 juta penonton pertahun. Masuknya ke Indonesia menjadikan Cinepolis kini memiliki jaringan di 18 negara.


Seperti apa perubahannya?

Kami sendiri belum memutuskan pergi menonton ke bioskop Cinepolis Semarang untuk merasakan perubahan dari pergantian branding ini.

Namun disebut-sebut, masih mengutip dari situs rmco.id, perubahan sudah dapat dilihat dari lobi yang didesain ulang untuk menampilkan kesan dramatis dan dinamis area candy bar yang penuh warna.

Lalu, kios e-Ticketing, memudahkan pembelian tiket tanpa antre. Terdapat Cinepolis VIP, ruang tunggu yang menampilkan kemewahan terlihat dari furniture dan desain interior. Selain itu terlihat juga bar kecil, untuk menyediakan makanan dan minuman sambil menunggu film diputar.

Masuk ke ruang bioskop dengan sistem proyeksi Laser RGB di semua auditorium, untuk menghadirkan kualitas gambar yang sangat cerah dan realisme tak tertandingi.

Cinepolis juga menawarkan dua auditorium bioskop ”bersusun", yang dirancang dengan cerdas untuk memadukan tempat duduk reguler dengan tempat duduk Cinepolis VIP di auditorium yang sama.

Selain VIP, konsep lainnya diunggulkan adalah adanya ruang bermain anak, ketika orang tua menikmati film. Area ini diisi tenaga profesional yang menjaga dan memberikan dongeng menghibur khas anak-anak.

Bagi milenial, konsep studio dengan beanbag. Sudut yang diyakini bakal Instagramable. Lalu, ada juga Cinepolis JOMO, ini membawa Cinepolis menjadi bioskop pertama di Indonesia dengan kursi yang memanjang ke depan untuk setiap penonton.

...

Ini sangat menggiurkan bila melihat perubahan yang dibawa. Namun apakah perubahan ini juga berdampak pada bioskop Cinepolis di Semarang? Kami harap secepat mungkin dapat membawa pengalaman menonton kami di halaman blog dotsemarang.

Menutup artikel ini, Cinepolis di tahun 2020 mentargetkan jumlah penonton secara global mencapai 400 juta dengan 20 jutanya diharapkan dari Indonesia. Semoga tercapai!

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?