Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

[Review Event] Seminar Parenting di Era Digital 2018


Tema yang menarik di era sekarang, khususnya bagi orang tua, coba disampaikan dalam sebuah acara bertajuk Parenting di Era Digital, Sabtu (3/11), bertempat di hotel Santika Premiere Semarang.

Adalah Coding 01 yang menaruh perhatian pada anak-anak untuk memberikan kelas khusus Coding sebagai penyelenggara. Dan acara ini merupakan yang pertama kali mereka buat.
Parenting di Era Digital, Melihat Masa Depan Anak dari Sekarang Dengan Cara Memasukkan Pembalajaran Bahasa Coding.
Materi yang menarik

Kami sedikit terlambat datang ke lokasi. Padahal materi yang disampaikan seperti Gen Z dan Teknologi, peran penting orang tua dan anak dalam kemajuan dunia teknologi, mengatasi obsesi anak pada gadget, edukasi berbasis teknologi dan mempersiapkan masa depan anak di era teknologi merupakan materi yang menarik untuk kami bawa ke blog.

Poster acara

Ada sekitar 200 peserta yang kebanyakan dari dunia pendidikan saat kami sudah berada di dalam. Semua kursi sudah tidak ada sisa dan kami pikir memang ini menarik buat mereka.

Dulu belajar bahasa Inggris, sekarang anak-anak dibekali bahasa Coding

Dari lima pemateri yang dipajang diposter yang kami dapatkan, kami kebagian sesi pak Budi Wasito yang saat itu sudah berada di atas panggung. Beliau sendiri ditulis di poster sebagai founder Finix 76 Accelator dan Startup mentors.


Anak-anak sebaiknya dibekali pembelajaran coding. Kalau dulu anak-anak dibekali belajar bahasa Inggris, sekarang bahasa coding.

Bukan yang berat-berat, namun seperti mengenal dulu apa itu pemrograman, bahasa coding dan sebagainya. Anak-anak bukan diajari sebagai user game, tapi membuat game. Dan guru bisa memasukkan nilai-nilai budaya ke dalam game buatannya.

Di luar negeri, coding sudah masuk kurikulum Sekolah

Mengikuti pemateri yang sudah setengah jalan memang kurang mengasyikkan, karena sesi pak Budi sudah masuk sesi pertanyaan. 


Lanjut ke sesi Sarah Forbes, wanita yang sudah lama tinggal di Indonesia dan berasal dari Australia ini menjabat sebagai Headmistress Coding 01 Kids Coding School Jawa Tengah yang diperlihatkan dari layar LCD.

Beliau yang sudah fasih berbahasa Indonesia ini memprediksi Jawa Tengah beberapa tahun ke depan akan jadi Industri teknologi . 

Bagaimana anak-anak di masa depan bukan hanya sebagai user tapi creator. Di luar negeri, coding sudah masuk kurikulum Sekolah. Orang tua sudah harus memikirkan pengetahuan ini di masa depan buat anaknya

Ambil contoh dari pengalaman Sarah saat melihat Jakarta sekarang yang melihat kemacetan sangat berbeda dengan saat ia awal-awal tinggal di Indonesia.

Memang meski macet, tapi tidak seperti dulu. Kemana orang-orang? Rupanya saat makan siang, orang-orang lebih memilih memesan makan siang lewat Go-Food. Itu adalah jawaban yang diberikan seseorang saat ia bertanya. Tanpa sadar, aplikasi dapat membantu memberikan solusi.

Indonesia belum besar di dunia aplikasi Internasional

Sarah yang sejak kecil sudah diajarin bahasa pemrograman oleh ayahnya melihat Indonesia memang belum besar di dunia aplikasi Internasional. Semua dunia akan terhubung dengan teknologi. 

Saat memberikan sesi pertanyaan, ada seorang guru bertanya pada Sarah tentang pengalamannya yang mengajarkan coding untuk SMK. Murid-muridnya bosan, katanya.

Sarah memberi tips untuk sang guru sebaiknya diarahkan membuat game, supaya menarik perhatian siswanya. Harus diarahkan dari awal. Coding di sini tentu yang berhubungan dengan aplikasi mobile, bukan membuat website.

Sama dengan mengenalkan kepada anak-anak nanti tentang dunia coding. Dibalik aplikasi game yang sering dimainkan atau dilihat, ada coding di sana. 

Dengan mempersiapkan dari kecil, bertahap ke depan, anak-anak akan mengerti tentang perkembangan teknologi, terutama algoritma dan coding.

Suasana di luar ruangan
..

Dari materi yang kami dengarkan, kami menangkap sesuatu yang menarik bagaimana era sekarang, orang tua sudah harus memikirkan memberikan bekal pembelajaran pada anak-anak mereka dengan belajar coding. 

Seperti dulu, saat getol-getolnya belajar bahasa Inggris, Coding merupakan bahasa pemrograman yang juga perlu dipelajari. Terutama di era teknologi sekarang.

Coding 01 yang bisa dijumpai lewat akun Instagram @kids_coding01, memang memberikan pengajaran bahasa pemrograman kepada anak-anak. 

Kami beruntung mengikuti acara ini, meski terlambat.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?