Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Melihat Regenerasi Gamelan di SMA Negeri 1 Boyolali


Akhirnya kami sampai diakhir perjalanan panjang selama dua hari demi menengok berbagai budaya yang kami temui, khususnya perkembangan Gamelan di Indonesia. Setelah mengunjungi Dallank Art, kami langsung menuju SMA Negeri 1 Boyolali.

Postingan ini masih dalam rangka mengikuti aktivitas peserta International Gamelan Festival (IGF) 2018 dari tanggal 15-16 Agustus. Dan hari terakhir (16/8), lokasi terakhir adalah SMAN 1 Boyolali.

Sambutan hangat

Acara berlangsung di gedung, semacam aula indoor, dengan persiapan yang sudah dilakukan dengan baik. Peserta IGF sudah menempati tempat duduk yang dipersiapkan.



Di depan meja yang tertata rapi, ada panggung kecil yang diisi para pelajar yang siap mempertunjukkan keahlian mereka bermain gamelan. Kami pikir mereka sangat bangga dilihat bule-bule yang menyaksikan.

Bermain gamelan bersama

Ini adalah momen bagus melihat para peserta IGF yang ikut bermain bersama pelajar. Tanpa ragu mereka bermain, mengikuti irama dan mereka terlihat sangat ahli.


Orang-orang dari luar sangat tertarik dengan kebudayaan Indonesia. Jangan sampai, kita sebagai bangsa sendiri malah tidak tertarik dengan kebudayaan sendiri.

SMA Negeri 1 Boyolali buat kami adalah kebanggaan. Apakah itu jadi kegiatan ekstrakurikuler? Mereka melakukannya sangat baik kepada generasi masa depan bangsa.

Menari yang buat bahagia

Acara belum selesai begitu saja. Pihak Sekolah masih memberikan sebuah pertunjukkan tarian kepada peserta IGF. Tari poco poco dan topeng Ireng, adalah dua nama tari yang kami cari tahu dari MC yang membawakan acara.



Para peserta IGF diajak menari bersama. Apakah ini pengalaman pertama mereka menarik yang dihadirkan pihak Sekolah? Yang pasti mereka sangat bahagia sekali dari raut wajahnya meski tidak begitu mengerti gerakannya.



...

Selesai sudah postingan kami yang mengunjungi dua kota dalam rangka program Site Performance Anjangsana Kebudayaan merupakan kegiatan pemajuan kebudayaan yang digagas oleh Kemendikbud melalui Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Selain menunjukkan kebudayaan tanah air, khususnya Gamelan, kepada peserta yang sebagian besar dari mancanegara ini, para pelajar di SMA Negeri 1 Boyolali dapat termotivasi untuk terus melestasikan.

Mereka adalah generasi penerus kebudayaan.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?