Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

November 2018, Film A Man Called Ahok Menguasai Bioskop Semarang


Bila bulan Oktober ada film Asih yang kami catat sukses menarik perhatian penonton Semarang, bulan November, ada film A MAN CALLED AHOK yang mencatat lebih sukses. Apakah dampaknya juga berimbas secara nasional (jumlah penonton)?

Film bergenre biopik dengan durasi 102 menit ini, di bioskop Semarang berhasil mendapatkan semua kursi bioskop yang ada. Mulai dari keluarga 21 (Citra, DP, Paragon, Transmart), Cinemaxx (Java) dan bioskop lokal Semarang (Eplaza).

Pemutaran tengah malam

Sudah mendapatkan semua bangku bioskop, film yang diperankan Daniel Mananta sebagai Ahok ini juga mendapatkan jam pemutaran tengah malam atau midnight. Ada 3 bioskop, DP Mall, Paragon dan Transmart. Biasanya, strategi seperti ini buat si film akan mudah mendapatkan 1 juta penonton.

Dp Mall Premiere

Dari sekian banyak film Indonesia yang tayang di Semarang, untuk mendapatkan kursi di Premiere 21 sangat sulit. Selain tiket harga VIP alias lebih mahal dari standar bioskop, jarang sekali ada film yang tayang di sini. Khususnya Indonesia.
A Man Called Ahok merupakan film yang kami anggap fenomena untuk dapat layar di sana (21 Premiere) . Hampir satu minggu, film yang berkategori 13 tahun ini bertahan di sana.

Lho, belum 1 juta

Pengalaman kami dari sebelumnya, strategi dengan menempatkan jadwal seluruh bioskop, terutama di Semarang, biasanya film tersebut tembus 1 juta dalam 1 pekan. Tapi ini tidak terjadi pada film Ahok.

Sumber situs filmindonesia.or.id (15/11/2018)
..

Melihat yang terjadi, kami belajar sedikit bahwa strategi yang selama ini kami lihat rupanya tidak ampuh saat ini. Ini semacam update untuk kami melihat lebih jeli dalam dunia pemasaran film di tanah air. Meski batasannya hanya di bioskop Semarang.

Kira-kira setelah film A Man Called Ahok, ada lagi yang dapat menguasai semua bioskop di Semarang? Mari menunggu.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape