Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

November 2018, Film A Man Called Ahok Menguasai Bioskop Semarang


Bila bulan Oktober ada film Asih yang kami catat sukses menarik perhatian penonton Semarang, bulan November, ada film A MAN CALLED AHOK yang mencatat lebih sukses. Apakah dampaknya juga berimbas secara nasional (jumlah penonton)?

Film bergenre biopik dengan durasi 102 menit ini, di bioskop Semarang berhasil mendapatkan semua kursi bioskop yang ada. Mulai dari keluarga 21 (Citra, DP, Paragon, Transmart), Cinemaxx (Java) dan bioskop lokal Semarang (Eplaza).

Pemutaran tengah malam

Sudah mendapatkan semua bangku bioskop, film yang diperankan Daniel Mananta sebagai Ahok ini juga mendapatkan jam pemutaran tengah malam atau midnight. Ada 3 bioskop, DP Mall, Paragon dan Transmart. Biasanya, strategi seperti ini buat si film akan mudah mendapatkan 1 juta penonton.

Dp Mall Premiere

Dari sekian banyak film Indonesia yang tayang di Semarang, untuk mendapatkan kursi di Premiere 21 sangat sulit. Selain tiket harga VIP alias lebih mahal dari standar bioskop, jarang sekali ada film yang tayang di sini. Khususnya Indonesia.
A Man Called Ahok merupakan film yang kami anggap fenomena untuk dapat layar di sana (21 Premiere) . Hampir satu minggu, film yang berkategori 13 tahun ini bertahan di sana.

Lho, belum 1 juta

Pengalaman kami dari sebelumnya, strategi dengan menempatkan jadwal seluruh bioskop, terutama di Semarang, biasanya film tersebut tembus 1 juta dalam 1 pekan. Tapi ini tidak terjadi pada film Ahok.

Sumber situs filmindonesia.or.id (15/11/2018)
..

Melihat yang terjadi, kami belajar sedikit bahwa strategi yang selama ini kami lihat rupanya tidak ampuh saat ini. Ini semacam update untuk kami melihat lebih jeli dalam dunia pemasaran film di tanah air. Meski batasannya hanya di bioskop Semarang.

Kira-kira setelah film A Man Called Ahok, ada lagi yang dapat menguasai semua bioskop di Semarang? Mari menunggu.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?