Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Ramadan 2025, MAJT Hadirkan Program Tarhim (Talkshow Ramadan Hingga Maghrib)

Tahun ini kami sampai datang berkali-kali untuk mengikuti kegiatannya yang dimulai dari jam setengah 5 sore. Padahal beberapa tahun sebelumnya, datang ke MAJT hanya sekali dalam sebulan tiap bulan puasa. Apa yang berbeda dari kebanyakan kegiatan yang serupa di masjid-masjid lainnya?

TARHIM atau kepanjangannya Talkshow Ramadan Hingga Magrib merupakan program yang dihadirkan Masjid Agung Jawa Tengah selama bulan puasa tahun 2025. Tarhim ibarat kurang lebih sama dengan pengajian, ceramah atau diskusi yang biasa dikenal dengan majelis taklim.

Kemasan

Namun yang membuat kami menyukainya adalah bagaimana penyelenggara mengemasnya lebih kreatif dan inovatif. Terutama tema talkshownya yang relevan dengan situasi dan kondisi saat ini.

Beberapa pembicara yang diundang pun tidak kaleng-kaleng. Tidak melulu dari para Kiai, tapi juga praktisi hingga instansi pemerintahan. 

Selain itu, promosinya juga sudah selevel di mana acara ini sudah dilakukan secara profesional yang memanfaatkan internet secara massive. 

Mereka menyiarkannya secara langsung baik lewat media konvensional semacam radio dan kerja sama dengan salah satu televisi lokal, maupun media kekinian seperti YouTube. 

Gen Z

Tentu, nuansa islami sangat kental dalam perbincangan antara pembicara dan pembawa acara. Namun yang menarik buat kami adalah orang-orang yang hadir.

Audiens yang hadir secara langsung bukan saja dari kalangan seperti kami yang sudah generasi milenial, tapi juga Gen Z. Ada berbagai Sekolah yang hadir, organisasi, pesantren hingga kampus-kampus yang memang diundang untuk hadir.

Tema talkshow yang selalu menarik

Salah satu yang membuat kami memutuskan kembali setelah minggu pertama sudah mengikuti kegiatannya adalah kehadiran Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang yang turut menjadi pembicara.

Beliau lumayan dekat dengan media, terutama bloger Kota Semarang yang dalam beberapa tahun terkahir sering mengundang untuk memberikan informasi seputar Kesehatan.

Karena beliau hadir di Tarhim kali ini, tema yang dibawakan tentu yang berhubungan dengan kesehatan. Di bulan puasa, bagaimana memaksimalkannya dan tetap terjaga agar tubuh tetap sehat. 

Sayangnya gambar di atas bukan mewakili beliau yang hadir. Kami belum mengeditnya, jadi pakai yang sudah ada. Orang paling kiri dengan baju koko warna putih adalah Dewangga, pemain PSIS Semarang yang turut hadir.

Banyak sponsor

Karena temanya yang selalu menarik, tanpa sadar kami sudah datang beberapa kali. Dan tidak menyangka, akan ada momen para sponsor atau brand yang mendekat ke Tarhim.

Cek info jadwalnya di Instagram @majt_jateng

Bahkan, salah satu produsen air minum yang hadir sampai membawa pemain sepak bola yang pernah membela timnas Indonesia. 

Tentu, itu jadi bahan postingan kami di blog yang paling menarik. Meski saat itu si merek minuman membawa beberapa rekan jurnalis yang orang-orangnya sebagian kami kenal juga.

Andai saja kami dapat undangan untuk liputan juga tentu kami sangat senang. Sayang kami datang hanya sebagai hadirin yang tempat tinggalnya dekat dengan MAJT saja.

...

Kami memuji program Tarhim yang diadakan oleh pengurus MAJT tahun ini. Ya, sangat menarik dan pesannya dapat ke audiens seperti kami. Rasanya seperti sedang di studio televisi karena ada beberapa segmen yang terkadang diberi jeda karena disiarkan langsung.

Semoga tahun depan, tetap dihadirkan kembali programnya dan dikemas lebih seru lagi. Tulisan ini tidak dalam rangka kerja sama atau konten berbayar. Kami hanya senang mengungkapkannya saja.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?