Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Maret 2025, Waroeng Semawis Semarang Tutup Sementara ?

Awalnya kami diberitahu lewat komentar di Threads oleh pengguna yang membalas postingan kami terkait rekomendasi wisata kuliner di Pecinan bahwa Waroeng Semawis tutup. Dan penasaran, kami memastikannya usai berbuka puasa hari pertama.

Kami tidak menyangka destinasi kuliner malam favorit di Pecinan, yakni Waroeng Semawis tutup sementara. Tidak ada aktivitas di akhir pekan yang biasanya ramai para pelapak kuliner.

Tutup sementara

Guna memastikan informasi dari komentar di Threads, Sabtu malam (1/3), usai buka puasa dari Masjid Agung Semarang (Kauman), kami menengok langsung keadaan kawasan Semawis yang berada di jalan Gang Warung.

Gambar diambil tanggal 1 Maret 2025

Biasanya akhir pekan, kawasan pecinan dengan gerbang ikoniknya ini selalu ramai orang-orang. Namun kali ini emang berbeda karena terlihat sepi dan biasa saja.

Kami coba menayakan sama pedagang yang buka dekat gerbang Pecinan. Jawabannya tutup sementara. Kami malah direkomendasikan untuk pergi ke Aloon-aloon depan Masjid Agung Semarang (MAS) karena di sana ada Kuliner Kauman.

Kuliner Kauman

Salah satu alasannya tutup karena terkait perbaikan jalan atau revitalisasi yang dilakukan di kawasan Pecinan. Namun saat kami melintas jalan Gang Warung, tidak ada perbaikan.

Kami sendiri awalnya berpikir mungkin alasan tutup karena puasa. Tapi beberapa tahun belakangan, meski ramadan biasanya tidak terpengaruh sama sekali.

Di Instagram, akun yang biasa menginfokan seputar pasar malam Semawis, yaitu @waroengsemawissemarang menulis informasi di dalam bionya yang berbunyi

"Waroeng Semawis tutup sementara sampai info lebih lanjut. Terima kasih atas perhatian dan kesabaran Anda. Salam Pengurus Waroeng Semawis."

...

Hingga halaman ini terbit, keadaannya masih sama. Waroeng Semawis tutup sementara. Mari berharap dan bersabar bahwa mereka akan kembali.

Waroeng Semawis Semarang merupakan destinasi wajib wisata kuliner malam di Kota Semarang. Tiap menulis agenda bulanan, kami selalu memasukkannya dalam daftar agenda rutin.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape