Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Fitur DM Sudah Tersedia di Bluesky

Bluesky akhirnya menghadirkan fitur Direct Message (DM) atau pesan langsung seperti platform media sosial lainnya. Kabar ini bahkan diumumkan lewat email yang dikirim kepada semua penggunanya, termasuk kami pada tanggal 24 Mei kemarin.

Apa kabar Bluesky? Nasibnya tidak sebaik Threads. Kami pikir dalam perjalannnya sampai saat ini malah mirip Mastadon, tapi lebih baik selangkah di depannya.

Meski tidak seberisik Threads, Bluesky yang pengembangannya pernah dipegang orang Twitter, Jack Dorsey, rupanya mengambil inisiatif terlebih dahulu ketimbang Threads dalam menghadirkan fitur DM. Ya, Threads hingga postingan ini diterbitkan belum ada fitur DM. Khususnya di negara Indonesia.

Bluesky memang memberi pengalaman unik kepada penggunanya lewat alamat id-nya yang bisa dikustomisasi, hanya saja jumlah pengguna di Indonesia masih jauh dari harapan.

Mirip Mastadon, penggunanya lebih banyak dari luar dan aksesnya seolah terbagi-bagi. Jadinya Bluesky terasa boring. Terutama yang ingin mencoba melebarkan sayap dari sisi pemasaran.

Hadirnya fitur DM jadinya terpengaruh. Mau kirim pesan ke siapa jika penggunanya bisa dihitung yang aktif. Mungkin jumlah pengikutnya bisa ratusan dan ribuan, namun yang berkeliaran di linimasa terbatas.

Selain itu, keterlambatan fitur ini juga membuat ada perasaan aneh untuk berkirim pesan kepada pengguna lain. Karena terbiasa blak-blakan lewat mention, DM terasa bukan solusi.

Mungkin seperti yang dikatakan Bluesky lewat email yang dikirim. Pengguna bisa mengucapkan salam kepada teman, kolega atau orang yang kita sukai (crush). Ya, kalimat bagian akhir rasanya lebih masuk akal. 

...

Terlepas dari sudut pandang yang kami sampaikan, tentu fitur DM pasti sangat ditunggu-tunggu oleh sebagian pengguna. Orang-orang memiliki kepentingannya sendiri-sendiri. Mari biarkan saja, dan ucapkan selamat datang fitur DM di Bluesky. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?