Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Twitter Rasa Instagram

Entah kenapa meski namanya sudah menjadi X, brandingnya masih terlalu kuat dengan nama Twitter. Mungkin kamu juga? Ada yang memperhatikan halaman profil, khususnya yang buka lewat Twitter Web atau desktop? Kalau kamu klik 'MEDIA' di sana, tampilan galerinya bukan lagi seperti biasanya??

Dari sekian fitur yang dihadirkan X atau Twitter, perhatian khusus kami tertuju pada desain baru galeri yang mirip dengan Instagram. Wew ada yang baru, tahu?

Rasa instagram

Saat kami cari tahu di mesin google, update desain ini dikenalkan antara bulan Agustus dan September. Namun kami condong ke bulan September yang diposting CNN Indonesia karena menulis judul beritanya dengan kata 'Instagram'.

Seperti biasa, Twitter melakukan uji coba ke beberapa negara tertentu dahulu. Namun sekarang saat halaman kami ini terbit, sudah bisa dilihat tampilan baru galeri Twitter yang mirip Instagram.

Untuk aplikasi, khususnya pengguna Android, tampilan baru ini belum terlihat. Masih sama seperti postingan biasa. Ada gambar dan teks. Entah dengan pengguna iOS yang dalam artikel ditulis CCN Indonesia tampilan baru ini sudah tersedia.

Dari sisi kami sebagai pengguna, tampilan yang familiar ini tentu menarik dan kami menyukainya. Apalagi terlihat rapi dengan frame kotak-kotak.

Namun ada sisi kekurangan yang biasa kami lakukan untuk menaruh postingan dalam sorotan. Biasanya saat mengklik galeri, kami hanya perlu mencari postingan dengan gambar. Lalu, ada titik tiga di kanan atas hanya tinggal klik. 

Karena sekarang tampilannya berubah, mau tidak mau, kebiasaan menyematkan postingan kudu dilakukan dengan 2 kali kerja. Kami harus membuka gambar utuhnya, lalu tampil gambar full. Dan lalu mencari titik tiga yang ada di kanan atas.

...

Entah apa tujuan Twitter atau X melakukan hal ini. Apakah ini membawa wajah Instagram ke dalam Twitter? Atau seperti banyak aplikasi media sosial lain yang mengambil ide aplikasi lain ke dalam aplikasinya?

Kami belum menemukan jawabannya untuk saat ini.

Artikel terkait :

Comments