Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Jawa Tengah Harus Jadi Tempat Pameran Internasional

Diantara sekian sambutan saat pembukaan GIIAS Semarang yang berlangsung bulan Oktober kemarin, kami terkesima dengan harapan Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian RI, Taufiek Bawazier. Apa kira-kira kata beliau?

Dalam sambutannya yang mewakili Kementrian Perindustrian, Taufiek Bawazier mengatakan

'Sektor otomotif pengaruhnya luas diberbagai bidang seperti industri tekstil, baja, pajak daerah, pajak penghasilan, pajak barang mewah dan sebagainya. Dan juga, ada sekitar 1,5 juta orang yang bekerja di sektor otomotif' katanya.

"Kita sudah komitmen, bahwa Jawa Tengah harus dijadikan tempat untuk international exhibition (pameran internasional), tepatnya di Kota Semarang. Karena kami melihat, bahwa potensi pendapatan dari sektor otomotif ini cukup besar."

Sektor otomotif berkontribusi besar terhadap pendapatan asli daerah yang membuka lapangan pekerjaan dan menjadi pahlawan devisa negara. 

Dalam catatan beliau, hingga September 2023, Indonesia mengekspor sebanyak 3.800 unit mobil ke 100 negara.

Kabar menariknya menurut beliau, sebentar lagi kita mempunya sektor untuk pembuatan pabrik listrik. Hingga saat ini, sudah da 3 pabrik listrik siap produksi. Di Indonesia, baru 100 per 1.000 penduduk yang punya mobil.

📝 Referensi : humas.jatengprov.go.id

...

Kehadiran pameran GIIAS memang cukup menarik. Kami jadi ingat dulu, jangankan pameran internasional, ngadain konser musik di atas 1.000 orang sangat sedikit dulunya yang mau ngadain. 

Kami harap harapan beliau bisa dimaknai lebih dalam oleh Pemkot Semarang atau pemangku kepentingan yang ingin Ibu Kota Jawa Tengah lebih baik lagi dari waktu ke waktu.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?