Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Masa Depan Instagram, Video?

Ketika datang email dari Sophie (Buffer) minggu pertama bulan Juli yang menuliskan pandangan Adam Mosseri tentang masa depan Instagram adalah video, wah kami jadi lebih bersemangat menciptakan konten video. Apakah benar, video lebih menarik sekarang? Khususnya video pendek.

Semenjak Reels datang bulan Juni, Instagram kami lebih banyak video yang kami bagikan. Itu luar biasa pengaruhnya. Bahkan bulan ini, jumlah pengikut kami kembali ke angka 23,8 ribu

Masa depan Instagram

Adam Mosseri yang menjabat sebagai Head of Instagram memang mengatakan dalam Twitter-nya fokus mereka kepada konten video. Instagram tidak lagi ingin dianggap sebagai aplikasi berbagi foto persegi saja.

Ada 4 bidang utama yang difokuskan pada Instagram menurut Adam, yaitu 

  1. Creators
  2. Video
  3. Shopping
  4. Messaging.

Salah satu fokus Instagram memang adalah video. Keberhasilan TikTok seolah jadi inspirasi mengapa Reels datang dengan konsep yang hampir sama.

Tentu, sebagian pengguna tidak ingin melihat Instagram berubah seperti TikTok. Namun kita kembali ke belakang lagi bagaimana Instagram membuat stories yang mengambil konsepnya dari Snapchat. 

Mungkin ada dari pengguna yang menolak tentang ini (video). Hanya saja saat Reels kami coba, pengaruhnya memang luar biasa. Mari melihat video adalah strategi yang patut dicoba sebelum menolaknya sebagai masa depan atau konsep yang tidak disukai.

Apakah konten video benar-benar lebih baik?

Kami membaca tentang video dari situs breadnbeyond.com, bagaimana diperkirakan trafik video akan mencapai 70% dari seluruh trafik internet pada akhir tahun ini. 

Semua itu terkait dengan meningkatnya popularitas perangkat seluler di mana lebih mudah untuk melihat gambar dan video daripada membaca konten (menulis). Duh, jadi berhenti menulis saja? 

Dan waktu yang sama, semakin banyak orang membuat konten berkualitas di YouTube. Kita tahu juga YouTube pun memiliki fitur video pendek yang dinamakan Shorts.

Dengan semakin berkualitasnya konten yang dibuat dengan format video, semakin banyak orang menyukai dan membagikannya. Membuatnya sering muncul di beranda dan menjadikannya viral. 

Video untuk jenis format konten memang bekerja paling baik.

...

Setelah membaca ini, kita dihadapkan dengan sebuah perubahan. Di mana, mau tidak mau harus bisa beradaptasi. Video format pendek dan dengan layar penuh terasa lebih menarik. Menontonnya terasa puas hanya dengan menggulungnya ke atas untuk berpindah ke video lainnya.

Bila belum tertarik, pelajari saja dahulu. Lakukan percobaan bila ingin membuktikan dengan mengirimkan konten berformat video. Terasa berat ? Tenang, Reels adalah alat editor yang memiliki kemampuan merekam, menyatukan dan menambahkan musik layaknya TikTok.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?