Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Branding Gofood di Pusat Kuliner Batan Selatan Semarang

Lama tidak memperhatikan kawasan wisata kuliner di Batan Selatan, sekarang terlihat tampak seragam dengan balutan warna merah. Tulisan gofood paling menonjol di sana. Sebuah branding kala pandemi yang menarik hati kami. 

Rabu pagi, tanggal 7 Juli 2021, roda sepeda kami melewati jalan Batan Selatan. Terakhir kami menulis kawasan ini pada bulan Maret 2018. Hingga kini, hanya satu kuliner yang pernah dicicipi di sini. Bila kamu buka link sebelumnya, lebih dari 20 kuliner buka di kawasan ini.

Branding gofood

Sebagai bagian dari Gojek, apa yang dilakukan (branding) gofood tentu tidaklah asing di blog kami yang sering memperhatikan. Tentu itu adalah hal positif, apalagi disaat pandemi begini.

Kami sudah menguber-uber google tentang bagaimana branding gofood sudah ada di kawasan kuliner Batan Selatan. Tak ada satu pun informasi yang bisa kami tambahkan untuk melengkapi artikel di halaman blog kami.

Setidaknya, gambar yang kami jadikan cover halaman, mewakili informasi yang kami tulis di sini. Jadi setiap kedai atau tempat yang berada sepanjang jalanan, spanduk depannya berwarna merah dengan tulisan nama kedai, menu dan tentunya gofood itu sendiri.

Padang Basela Baru

Nanti kami akan tambahkan bila dapat info baru tentang branding gofood di sana. Selain itu, saat kami lebih dekat dengan tulisan di spanduk berwarna merah tersebut, kami melihat tulisan Padang Basela baru.

Ternyata, itu adalah sebuah paguyuban para pedagang kuliner di sini. Lagi-lagi informasinya terbatas tentang paguyuban ini di internet. 

Memadukan offline ke online

Gofood sebagai mitra memang memiliki peranan penting untuk mendistribusikan bisnis kuliner di masa pandemi sekarang. Semua terdampak, dan mau tidak mau harus bekerja lebih keras lagi.

Dengan kerja sama para pemilik kedai di sini dengan gofood tentu memberi angin segar kepada calon konsumen maupun pelanggan baru.

Strategi memadukan offline ke online seperti ini, setidaknya adalah sebuah solusi. Daripada membangun dari nol, kenapa tidak bermitra saja.

...

Kami tidak tahu bagaimana dengan kota-kota lain di Indonesia, apakah gojek melakukan hal yang sama dan seagresif ini. Kami pikir beberapa kota besar sudah pasti. Tinggal bagaimana membangun hubungan baik dari sisi pemerintah maupun komunitas (paguyuban) pemilik bisnis.

Jadi, apakah kamu tahu sejak kapan branding gofood itu ada di sini?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?