Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Berkunjung Ke Pabrik Bina Usaha, Wisata Edukasi Tentang Biji Kopi di Temanggung

Dari Posong, kami turun melanjutkan perjalanan menuju Pabrik Bina Usaha untuk melihat proses kopi dan pembuatan alat-alat kopi. Sejak tahun 2016 pabrik ini berdiri menurut Pak Heri, salah satu teknisi yang kami ajak bicara saat kunjungan.

Seperti bayangan kita semua, dalam pabrik begitu luas. Saat kaki kami melangkah ke dalam, beberapa orang sedang sibuk membuat mesin yang kebanyakan yang terlihat mesin sangrai kopi. Bila teknisi berada di kiri, maka sebelah kanan ada karung-karung yang berisi biji kopi.

Namun bukan itu yang utama ingin kami datangi, tapi ada di belakang. Di sana, banyak sekali biji kopi yang ditaruh sedemikian rupa. Sebagian lagi ada yang dijemur menghadap sinar matahari.

Pengolah dan distribusi

Di pabrik ini, para petani kopi yang tidak ingin ribet mengolah biji kopi, bisa menjualnya ke sini. Nanti di sini, biji-biji kopi akan diolah dan siap didistribusikan kepada mereka, seperti kafe-kafe.

Peralatan yang lengkap dimiliki tempat ini adalah salah satu alasan mengapa tempat ini dipilih. Bahkan, pabrik ini juga meneriam pemesanan mesin kopi.

Pembuatan mesin sangrai sendiri dapat dibuat selama 20 hari untuk satu mesin. Sedangkan harganya, untuk alat kopi (roasting) bisa mencapai puluhan juta. Seperti kapasitas 2 kg, harganya mencapai 20 juta lebih.

Wisata edukasi

Kami tak menyangka bisa dibawa ke sini. Ini cukup menarik memang, karena kami yang biasanya hanya sekedar minum kopi dan sesekali ngeliat biji kopi, dapat langsung melihat proses biji kopi menjadi kopi.

Pak Yamidi, banyak memberikan edukasi di sini.

Dengan lokasinya yang dekat dengan jalan raya, tentu sangat mudah dikunjungi. Bisa satu paket bila wisatawan berkunjung ke Temanggung setelah dari Posong.

Biji kopi yang baik dan siap diolah harus minimal memantul 4 kali saat dijatuhkan setelah proses pengeringan. Setidaknya mencapai 11%.

Tertarik untuk mengunjungi? 

Lokasinya mudah dicari di mesin pencari. Berada di jalan Parakan, Wonosobo. Info nomor dan lainnya, bisa mengakses lewat situ kabtemanggung.com/binausaha2 atau langsung klik di sini.

...

Cerita perjalanan ini masih dalam rangka kegiatan famtrip 'Jateng On The Spot 2020' bulan Oktober 2020 yang mengunjungi Dieng dan Temanggung oleh Disporapar Jawa Tengah. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?