Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

[Statistik] Seperti Apa Pengaruh Tagar #FestivalKotaLama2019 di Media Sosial?


Festival Kota Lama edisi ke-8 sukses digelar dan telah berakhir. Meski keramaiannya tidak menggema di Trending Twitter (TT), khususnya Semarang, aktivitas penyebarannya lebih besar dari tahun sebelumnya. Kira-kira siapa saja yang turut meramaikan dan terlibat?

Tahun ini kami tak banyak terlibat dalam kampanye promosi di media sosial seperti beberapa tahun sebelumnya yang menjadi media partner. Meski begitu, kami terus mendukung dengan beberapa postingan lewat blog maupun media sosial (sedikit).

Tagar yang sama

Ketika Banjarnegara mengadakan acara yang sama dan tagar juga yang sama, #FestivalKotaLama2019, kami pikir statistik kali ini yang kami buat kurang greget. Sepertinya tercampur.

Kami tak bisa melarang-larang karena itu adalah hak mereka. Namun yang kami sayangkan, gegap gempita acara yang dikampanyekan di media sosial akan kurang efektif. Terlebih Semarang sudah mendapatkan branding untuk tagar ini.

Kami pikir tahun depan, bagian media sosial yang mengurusi acara, siapa pun, harus melihat tagar yang digunakan tidak sedang digunakan. Karena di media sosial, tagar adalah kampanye branding yang membuat orang-orang tahu dan tertarik.

Statistik Twitter



Tahun 2019, kami melihat akun official Festival Kota Lama, baik di Twitter maupun Instagram sangat aktif. Maka tak heran, akun Twitter @festkotalama dalam hal kontribusi menempati 3 kategori statistik yang kami buat dengan aplikasi sederhana, yakni :
  1. Most active
  2. Original Tweets
  3. Top Photographers
Mungkin bagian media sosial belajar dari tahun lalu, di mana dotsemarang menguasai 3 tempat seperti yang disebut di atas.

Kategori 'most popular' dan 'highest impact' yang tahun 2018 ditempati Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kembali tahun ini menempati peringkat teratas dua kategori yang sama.

Sedangkan Mas Hendi, Wali Kota Semarang yang tahun sebelumnya absen, tahun 2019 lebih aktif di dua kategori yang sama seperti Pak Ganjar.

Lalu kami, dotsemarang, akun kami tahun ini hanya mewakilkan akun acara, yakni @livedotsemarang yang menempati kategori original tweets bersama salah satu bloger perempuan Semarang, @Mom_traveler.

Festival Kota lama yang tahun ini digelar lebih dari seminggu memang bisa dianggap keterlibatan di media sosial lebih banyak dari tahun 2018 hingga tahun sebelumnya.

Ini bisa dilihat dari 'potensial impacts' tahun 2019 berhasil mendapatkan angka sebesar 30,735,122 (30 jutaan). Sedangkat tahun 2018 berada diangka 2 jutaan. Selengkapnya tentang statistik ini bisa dilihat di atas (Slideshare).

Statistik Instagram


Visual menjadi sesuatu yang menarik yang dilakukan akun official Instagram Festival Kota Lama. Bukan saja kuat di tampilan, tapi mengemas informasi pun juga sangat menarik.

Untuk Instagram, kami tak punya alat seperti Twitter yang dapat membaca informasi secara sederhana. Kami menggunakan cara manual dari Instagram aplikasi.


Hingga tulisan ini dibuat, jumlah postingan yang dibagikan di platform Instagram mencapai 1000 lebih. Lebih banyak dari tahun 2018 dan tahun-tahun sebelumnya.

...

Media sosial bagi kami sangat penting dan merupakan alat yang bisa digunakan untuk membantu kampanye di era modern sekarang.

Meski kami tidak terlibat dan lebih pasif, kami harap kontribusi kami tetaplah bisa bermanfaat. Untuk data di Twitter, alat yang digunakan sangat terbatas. Maka hasilnya pun bukan keseluruhan jumlah tweet yang diambil. Jadi, data tersebut hanya memperlihatkan bukan mewakili secara penuh.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?