Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Mengunjungi Pusat Oleh - oleh di Jalan Pekunden Tengah


Jalan - jalan menelusuri sisi lain kota Semarang, tentu menyenangkan. Nah, hari ini (25/03) saya mencoba jalan kaki ke sebuah jalan kecil yang tak jauh dari Jalan Pandanaran, Jalan Pekunden Tengah. Ada apa disini?

Melihat papan bertulis Wingko Babat Chandra dan Pak Moel menarik perhatian saya, lalu saya mencoba mencari tahu apa yang ada di jalan kecil yang mirip perkampungan ini.

Perjalanan saya berhenti di sebuah toko kecil yang menjual oleh - oleh khas Semarang bertuliskan Wingko Babat Chandra. Tak jauh dari toko ini ada toko Wingko Babat Pak Moel.


Lalu saya mampir ke Wingko Babat Chandra untuk membeli oleh - oleh khas Semarang yang dijual disini. Ada bandeng, wingko babat, kue mochi dan lainnya. Akhirnya saya memilih untuk membeli kue mochi yang menarik perhatian saya.

Siapa sangka, di sebuah jalan kecil yang berada di belakang Hotel Pandanaran Semarang ini ada pusat oleh - oleh khas Semarang. Meskipun di depan jalan hanya bertulis Wingko Babat.

Seru jalan - jalan kesini meski harus melawan terik matahari. Tempatnya pun tak begitu jauh dari pusat oleh - oleh Pandanaran Semarang.


Ketika membeli kue mochi, saya mendapatkan informasi bahwa Wingko Babat Chandra ini juga bisa melihat proses pembuatan wingko lho. Tapi harus membuat jadwal berkunjung terlebih dahulu untuk melihat bagaimana Wingko Babat dibuat secara langsung.

Nah, biasanya dari anak - anak sekolah yang berkunjung kesini untuk melihat proses membuat Wingko Babat. Wah seru sekali yah?

Tertarik untuk berkunjung kesini?

Publish by @moiismiy
*Diperbarui 26 Oktober 2019

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?