Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Review Film Filosofi Kopi


Film ini benar-benar memberi kejutan di tahun 2015 menurut saya. Termasuk penonton Semarang yang hingga pemutaran jam 7 malam, film ini full tempat duduk. Wow..

Tanggal 9 April 2015, film ini resmi dilepas ke seluruh layar bioskop Indonesia. Membawa sebagian besar keluarga pemenang Film Cahaya Dari Timur, pemenang film terbaik tahun 2014 (FFI), film ini mengadaptasi cerita dari sebuah buku dari pengarang yang sangat terkenal, Dewi 'Dee' Lestari. Seperti sebuah jaminan diawal film ini.

Film khusus brand dan penggemar

Tahun ini film Indonesia seperti memiliki kiblat baru. Film-film yang dibuat seakan memiliki kepentingan sendiri dan ditujukan kepada khalayak khusus seperti brand, perusahaan, dan penggemar.

Film Filosofi Kopi adalah salah satunya. Sebelumnya, ada film yang dibuat oleh brand yang berhubungan dengan bagian pemasaran. Disanalah film-film ini ditempatkan menurut saya.

Bahkan sebelum saya masuk kedalam bioskop, komunitas barista Semarang menyaksikan film ini dengan ramai-ramai. Menarik, melihat mereka begitu eksis sekarang ini. Film yang sangat cocok untuk para penggemar kopi atau komunitas seperti yang saya sebut sebelumnya.

Cerita yang menarik

Film ini memiliki cerita yang lebih segar dan tetap mengandalkan kecantikan Indonesia. Dua tokoh utama yang diperankan Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto) adalah dua karakter kuat dalam film ini.

Dari sisi kemasan, film ini sangat menarik. Penonton hanya diperlihatkan konflik dua orang yang memiliki perbedaan karakter. Sisanya hanya jadi pemanis buatan seperti filmnya yang lebih banyak mengedukasi penonton lewat kopi.

Pertama lihat video trailernya saya terkesan dengan ceritanya tentang games dan pencarian kopi terbaik. Saya menunggu momen tersebut. Cukup lama keluar dan ini sedikit boring menurut saya. Dan pada akhirnya, kesampaian juga. Sayang reaksi Ben tidak seperti harapan saya bahwa ia bahagia setelah menemukan biji kopi terbaik tersebut.

Termasuk gamesnya, mendapatkan 1 milyar. Tak ada porsi lebih besar diberi disana. Tiba-tiba langsung berganti frame. Saya mau tahu ekspresi apa yang didapatkan.

Sisi romantis? Oh tidak, film benar-benar membiarkan paras cantik Julie Estelle yang berperan sebagai EL mubajir. Apakah ini sesuai cerita di bukunya? Apalagi perannya sebagai food blogger. Sesuatu yang menyenangkan bila berhubungan dengan blogger. Saya termasuk salah satunya sebagai blogger.


Pada akhirnya, cerita diakhir memberi kebahagiaan tersendiri. Hubungan yang rusak kembali baik. Tunggu dulu, sampai sini saja. Cuma ini! Haha... plis penonton jangan pergi dulu, beberapa bagian sayang untuk dilewatkan. Percaya deh!

Gambar : Google

...

Hadir ditengah dua film yang memiliki cerita yang menarik juga, Guru Bangsa Tjokroamninoto dan Tuyul, Filosofi Kopi berhasil merebut hati penonton Semarang. Setidaknya ini kabar baiknya.

Dari segi cerita, saya mendapatkan kisah yang jarang ditemui. Ini seperti harapan saya yang mengacu tentang film Bollywood yang selalu punya cerita yang tidak mudah ketebak. Selamat buat film ini yang sangat berhasrat ingin mendapatkan 1 juta penonton.

Banyak kejutan yang diberikan film ini hingga akhirannya pun tetap diberi. Sayang untuk dilewatkan akhir pekan ini bila tidak datang langsung menyaksikan film dari sutradara Angga Dwimas Sasongko ini.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?