Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Re-branding The Tavern Jadi Local Tavern, Apa Saja yang Berubah?

Kami baru tahu kalau The Tavern yang terakhir kami kunjungi tahun 2022 sekarang ganti nama jadi Local Tavern. Sepertinya kata re-branding pas banget untuk menggambarkan semangat baru dari tempat makan modern yang berlokasi di Jalan Rinjani Nomor 9 Semarang ini.

Kami kembali berkesempatan mampir ke sana pada tanggal 3 September kemarin, diajak oleh seorang rekan food reviewer. Katanya sih tempatnya baru aja direnovasi, lumayan buat bahan artikel baru di blog dotsemarang.

Tentu saja, tawaran itu langsung kami terima. Kesempatan semacam ini kan langka. Apalagi rekan kami itu kayaknya diundang langsung secara resmi, beruntung banget bisa ikut.

Re-branding

Bukan cuma namanya yang berganti, suasananya pun terasa baru berkat tambahan berbagai aspek yang bikin tempat ini kelihatan beda.

Namun, ciri khas tangga penghubung antara lantai utama dan atas tetap ada, bahkan rasanya masih sama seperti sebelum direnovasi. Hanya saja, sekarang terlihat lebih kinclong dan segar di mata.

Saat ditemui oleh Mas Imam, bagian pemasarannya, kami sempat ngobrol banyak tentang perubahan ini. Untuk sebuah tempat makan yang sudah hampir berusia 13 tahun, memang butuh penyegaran dan perbaikan.

Mendengar angka itu, kami penasaran, apa resepnya bisa bertahan selama itu? Mempertahankan bisnis kan enggak mudah.

Beliau cuma bilang, kuncinya konsistensi. Dan proses re-branding ini juga salah satu cara Local Tavern untuk terus bertahan.

70% Menu Lama

Selain nama dan wajah baru, dari sisi menu juga ada sedikit tambahan untuk mengikuti perkembangan zaman.

Mas Imam menjelaskan, sekitar 70% menu lama masih dipertahankan. Lalu, ada menu-menu baru ala fusion dan Korea yang ditambahkan untuk melengkapi.

Saat diundang, kami sempat mencicipi beberapa menu andalan mereka, yaitu Jimbaran Platter dan Pizza Lusiana. Dalam hati, kami bilang, akhirnya makan mewah juga.

Balapan Experience

Di tengah obrolan asyik, Mas Imam sempat berbagi informasi menarik tentang "balapan experience". Saat ini, orang-orang cenderung ingin buru-buru membagikan pengalamannya.

Jadi, kalau ada influencer dari luar kota yang mampir ke Semarang, kita bisa ajak mereka, merekomendasikan tempat kita, atau bahkan mengundang sekalian agar mereka bisa merasakan pengalamannya langsung.

Dengan begitu, saat mereka kembali ke kotanya, mereka bisa bercerita banyak tentang pengalaman di Local Tavern.

Sebagai seorang blogger yang merasa taji kami semakin tumpul, poin yang disampaikan Mas Imam ini menjadi pengingat penting: sangat krusial untuk mendapatkan pengalaman lebih cepat dari konten kreator lain.

Namun, entahlah, apakah itu yang dimaksud, atau kami yang terlalu berharap. Rasanya, kami lebih suka menunggu undangan yang sudah pasti-pasti saja. Kalau enggak diundang, ya sudah, tunggu saja.

Sudah 13 tahun berdiri, Local Tavern bukan cuma jadi tempat nongkrong biasa. Keberadaan mereka yang kini melahirkan Tavern Group berhasil menaungi sederet merek populer lain di Kota Semarang, seperti Eastman, Spiegel, Bowery, hingga Tyler's Smoke House.

Semoga dengan re-branding ini, konsumen setia mereka kembali datang dan menarik perhatian pelanggan baru, khususnya Gen Z, yang jadi sasaran pemasaran mereka.

Ulasannya sudah tersedia di halaman eksklusif, Trakteer. Klik di sini.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?