Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Makan di Rumah Makan Bebek Goreng H. Slamet Jombor Jogja

Ini kali keduanya makan di Bebek Goreng H. Slamet yang berada di jalan Ring Road Utara, Jombor Lor. Lokasinya persis di pinggir jalan, jadinya tidak ribet muter-muter.

Pertama kali makan di sini, lidah kami kepedasan. Sambelnya nonjok sekali buat yang tidak suka dengan sambel. Pengalaman yang tidak mengasyikkan kala itu.

Saat kedua kalinya, kami datang malam hari di bulan April kemarin. Karena sudah mengerti pedasnya sambel, kami lebih hati-hati untuk menikmatinya. 

Rekomendasi makan bebek goreng 

Saat kami telusuri di Google, Bebek Goreng H. Slamet masuk dalam 7 tempat makan rekomendasi di Yogyakarta yang diposting Kompas.com. Berarti kami tidak salah datang ke sini.

Bukan halaman berbayar atau kerja sama

Di Jogja sendiri, Bebek goreng H. Slamet rupanya memiliki banyak cabang. Kami datang ke lokasi yang berada di Jombor karena aksesnya yang memungkinkan. Kebetulan kami baru datang dari Kota Semarang.

Ambil menu di sini

Yang menarik di tempat makan yang identik warna hijau di sini adalah menunya harus kita ambil sendiri. Letak menunya tepat berada dekat pintu masuk seperti gambar di bawah ini.

Sehingga pengunjung langsung tahu dan membawanya ke meja untuk segera memesan makanan. Apabila ingin tambah, tinggal ambil lagi saja menunya atau nggak, paling karyawannya.

Suasana

Tempatnya memiliki 2 tempat duduk meski dalam satu ruangan. Bila kamu lihat di gambar di bawah ini, sebelah kirinya ada tempat duduk lesehannya. Yang ingin mode santai, bisa ambil tempat duduk di sana.

Namun jika ingin tempat duduk dengan meja seperti gambar di atas, tinggal pilih saja. Ada banyak tempat tersedia.

Parkir kendaraan

Bila masih sepi, kita bisa menaruh kendaraan di jalan depan tempat rumah makannya. Namun apabila penuh, kita akan diarahkan ke belakang tempat makan.

Ada lahan luas di sana. Tenang, aksesnya juga langsung masuk pintu lainnya. Jadi, tidak perlu jalan jauh ke tempat makan. Kami tahu kamu lapar, jadi sabar sedikit.

...

Soal hidangannya, kami tak bisa mengatakan bahwa itu rasanya biasa-biasa saja. Apalagi kapasitas kami bukan food blogger. Karena kami kelaparan, tentu rasa bebek gorengnya di sini enak. 

Brandingnya jelas jika makan bebek goreng H. Slamet di sini, maka akan terasa sangat pedas. Ya, di sini memang disajikan dengan ciri khas sambal yang pedas, spesial sambal korek. Tentu, tidak hanya bebek saja menunya. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?