Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Manfaatkan Panic Button Ambulance Hebat Apabila Mengalami Kegawatdaruratan di Kota Semarang

Meski sudah diluncurkan, fitur Panic Button yang tersedia di website ambulance hebat baru kami ketahui awal bulan Mei ini saat Dinas Kesehatan Kota Semarang mengadakan acara. Bagaimana cara mengaksesnya?

Panic button merupakan tombol darurat yang dapat digunakan saat dalam kondisi yang membutuhkan penangan cepat atau kegawat daruratan.

Panic button yang dihadirkan di dalam website Ambulance Hebat Kota Semarang melengkapi call center yang sudah ada seperti 112, 1500-132 dan 119.

Bedanya dengan call center adalah kecepatan aksesnya saja. Secara fungsi sebenarnya sama apabila ingin menghubungi layanan emergenci yang ada di Kota Semarang. Seperti ambulance hebat semisalnya.

Mengakses panic button

Masyarakat bisa langsung menuju halaman website ambulance hebat yang beralamat di sini https://ambulance-hebat.dinkes.semarangkota.go.id.

Tombolnya atau panic button tersedia di halaman utama yang bisa dilihat seperti gambar yang kami taruh di halaman ini.

Tinggal klik dan nanti akan terhubung dengan bagian call center. Konsep panic button sendiri di sini adalah menghubungkan dengan nomor WhatsApp.

Jadi apabila kita menekan tombolnya maka langsung membuka aplikasi WhatsApp yang ada di smartphone kita. Setelah itu, bisa menghubungi via call. Sebaiknya tidak mengirimkan pesan karena itu bakal prosesnya lama.

Kapan tersedia via aplikasi

Hingga tulisan ini kami buat, fitur Panic Button di Ambulance Hebat Kota Semarang masih sebatas website yang dapat diakses via browser. Untuk aplikasi tersendiri, masih dalam tahap pengembangan yang dikerjakan bagian IT. 

Kita harap tahun ini sudah tersedia via aplikasi. Apalagi konsep yang akan dihadirkan, bocoran dari Ibu Dokter yang memberi materi saat acara, mirip dengan aplikasi ojek online. Plus, bisa memantau keberadaan ambulance hebat (meski via website juga bisa).

Namun, apabila ada menginstall aplikasi Libas Polrestabes, fitur Panic Button ini sudah tersedia di sana. Karena kami tidak mencoba langsung aplikasi Libas, informasinya tidak banyak yang bisa kami bagikan di sini.

...

Panic button adalah satu diantara inovasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Semarang. Penggunaannya lebih ringkas dari sisi kecepatan. 

Kekurangannya adalah Panic Button yang langsung terhubung ke aplikasi WhatsApp bakal menyulitkan masyarakat yang tidak memiliki WhatsApp di ponselnya. 

Namanya juga inovasi, selalu ada resiko. Semoga saja tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?