Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Niku Niku BBQ & Shabu Shabu, Ramaikan Peta Kuliner di Kota Semarang

Satu lagi daftar tempat makan makanan Jepang di Kota Semarang yang kami kunjungi, yaitu Niku Niku BBQ & Shabu Shabu. Lokasinya berada di jalan Pemuda, setelah Queen City Mall atau di depan tepat Ratu Paksi Semarang. Dari depan, suasananya besar dan luas. Kira-kira bagaimana di dalamnya?

Ada yang spesial kunjungan kali ini, Senin sore (23/5/22). Kami ke sini bersama komunitas Pemandu Budaya Wisata Kota Semarang. Yang biasanya bareng bloger atau influencer, kali ini berbeda. Apalagi langsung disambut pemilik dan orang-orang penting dari Niku-Niku.

Meramaikan peta kuliner di Kota Semarang

Berada di ruang khusus, semacam ruang untuk pertemuan yang dapat menampung lebih banyak orang dalam satu meja, kami dan rekan-rekan dari komunitas langsung disambut pemilik.

Seperti acara perkenalan pada umumnya, pemilik berharap bisa bersinergi dengan rekan-rekan komunitas yang kebanyakan adalah pemandu wisata profesional dan resmi di Kota Semarang.

Kehadiran Niku Niku diharapkan dapat meramaikan peta kuliner Kota Semarang. Bahkan, menurut perwakilan dari Dinas Pariwisata Kota Semarang yang juga hadir mengatakan

'Semarang punya pontensi, tapi masih terbatas. Artinya masih ada peluang. Dan juga, pasar Semarang unik. Maunya enak, tapi maunya murah. Kalau bisa gratis'.

Sedangkan dari perwakilan pemandu memberi saran jika Niku Niku BBQ & Shabu Shabu punya dua segmen berbeda. Tidak menutup kemungkinan para pemandu membawa tamu-tamu mereka ke sini, hanya saja para tamu biasanya mencari harga yang sedikit lebih murah.

Niku Niku dilihat dari suasananya saja, sudah mengarah pada konsumen menengah ke atas. Sehingga ini memberi solusi bisnis bersama. Mengingat, lokasinya sangat strategis. Dekat dengan Kawasan Kota lama Semarang.

Suasana di dalam

Karena sesi perkenalan yang masih begitu panjang, tanpa sadar membuat perut lapar. Karena postingan ini hanya dalam rangka kunjungan, bukan kerja sama, kami hanya bisa berikan beberapa gambar suasana di dalam yang sangat kental dengan ala-ala Jepang.



Makan sepuasnya

Niku Niku mengusung konsep makan all you can eat dan itu dibatasi dengan waktu hingga 90 menit. Jika lebih, pengunjung akan dikenakan biaya tambahan. 

Yang menarik dari konsepnya, tidak semua makanan ala Jepang yang disediakan. Ada juga makanan ala jajanan pasar saat kami ada di sini.  Harga menu Niku Niku BBQ & Shabu Shabu bisa diintip di link bio di Instagram mereka.


...

Niku Niku BBQ & Shabu Shabu menempatkan Kota Semarang sebagai kota pertama dengan jamianan makanan halal. Bisnis ini ke depannya juga tidak menutup kemungkinan akan membuka cabang-cabang baru.

Di Instagram resmi mereka, yang beralamat id @nikuniku.smg, infonya sudah sangat detail dan banyak. Beberapa foodgram Semarang juga sudah banyak yang berkunjung.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape