Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Review Aplikasi Jejalin

Alasan kami mencobanya karena fitur tipping atau memberi tip. Fitur ini mirip dengan aplikasi foto bernama pexels. Kira-kira seperti apa aplikasi Jejalin yang memiliki tujuan untuk menghubungkan seluruh warga Nusantara di seluruh dunia ini?

Pertama kali kenal aplikasi Jejalin lewat Instagram. Ya, mereka berhasil menarik perhatian kami setelah salah satu postingannya dalam format iklan sukses terlihat oleh kami.

Karena ada fitur tipping, kami akhirnya menginstall dan langsung daftar di sana. Sayangnya hari ini (27/5/22), kami ingin menghapus setelah hampir 2 bulan memajangnya di layar smartphone kami. Alasannya? Terlalu sepi di sana.

Tampilan

Setelah sukses mendaftar, halaman profilnya mengingatkan kami dengan aplikasi Instagram. Ya, keduanya mirip sekali. Yang beda adalah halaman feed atau berandanya.

Jejalin tampil dengan warna hijau cerah ke gelap mirip biru saat menggulirkan ke bawah. Entah apa alasan pengembang memilih warna tersebut di aplikasinya. 

Sebagai pengguna baru, kami tertolong dengan konten yang dihadirkan di dalam feed. Kita bisa menjumpai beberapa halaman rekomendasi, seperti jejalin's Partners yang berisi akun-akun yang dianggap populer.

Lalu, people at Jejalin yang berisi rekomendasi akun-akun juga. Termasuk akun official Jejalin dengan berbagai kategori, seperti jejalin Movies dan lainnya. Sampai di sini, sudah tidak bisa scroll ke bawah lagi. 

Tipping, cara buat cari uang di aplikasi

Entah apakah kami saja yang mata duitan atau memang mereka jeli memanfaatkan situasi bahwa fitur tipping sangat menarik buat kami. Bahkan dalam unggahannya di Instagram resmi Jejalin, pengguna bisa dibayar dari konten yang di-upload. Konten bisa berupa foto, video atau teks.

Ya, lewat tipping. Namun dengan syarat akun pengguna sudah sukses diverifikasi terlebih dahulu. Bila sukses, akan ada tombol tertentu yang akan terlihat. Cara seperti ini rasanya sudah diterapkan beberapa aplikasi.

Kami sendiri sudah mengajukan verifikasi yang salah satu syaratnya meminta gambar indentitas atau KTP, mirip pendaftaran premium aplikasi e-commerce atau bank.

Sayangnya, hingga sekarang kami tidak mendapatkan kabar baik. Padahal sudah setor indentitas. Semoga tidak disalahgunakan. 😒

Wallet

Pertanyaannya, bagaimana cara pengguna lain ingin memberi tip kepada pengguna lain untuk menghargai apa yang sudah dibagiin?

Di aplikasi, tersedia fitur wallet atau pembayaran digital. Dari sini, kita bisa memberi tip dengan catatan harus diisi dulu wallet-nya. Tersedia akun Bank di sana untuk pengguna agar bisa diisi. Mirip top up aplikasi keuangan digital.

Buatan startup?

Dalam situs resminya yang beralamat jejalin.com, JEJALIN atau Jejak Jalinan Nusantara adalah star-up social commerce (social media & e-commerce). Jadi, bisa ditebak aplikasi ini dibuat oleh siapa. Dan ingin menggabungkan keduanya menjadi kekuatan ke depannya .

Itu ide bagus sebenarnya, dan rasa lokal yang coba dipertahankan. Namun entahlah, kenapa kami sangat boring di sana. Bukan aplikasinya tidak menarik, namun ada perasaan hampa bila diteruskan.

...

Terima kasih sudah hadir meramaikan. Kami harap bisa kembali dan aplikasi Jejalin sudah lebih ramai. Kami senang menghargai karya anak bangsa. 

Kami tidak menggunakan bukan berarti tidak suka, kami pergi hanya ingin hemat kuota saja 😅Ngomong-ngomong, ini gimana cara hapus akunnya ya? 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?