Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Akhirnya Kain Penutupnya Dibuka, Seperti Apa Patung yang ada di Museum Kota Lama

Tidak ada foto-foto yang bisa kami bawa di bulan April kemarin. Namun bulan ini (Mei), patung yang beberapa bulan ditaruh di depan ruangan utama Museum akhirnya dibuka juga kainnya. Seperti apa bentuk patung karya seni tersebut?

Terakhir kali memposting artikel di blog dotsemarang sendiri tentang Museum Kota Lama adalah setahun lalu. Namun tiap bulan, kami tetap memperbarui di blog lainnya yang berhubungan dengan foto. Tetap update, pokoknya. 

Sudah ada sejak awal tahun 2021

Kami pikir itu adalah patung karena bentuknya yang besar dan tinggi. Atau disebut apa, kami kurang mengerti soal ini.  Karena masih ditutupi, kami tidak tahu seperti apa bentuk dan visualnya.

Namun setelah kurang dari 5 bulan, Mei ini, kain penutup berwarna merah yang selama ini menutupi sudah dibuka. Dan patung itu bukanlah apa yang kami bayangkan. Itu adalah sebuah karya seni.

Terinspirasi dari situs Benteng Amsterdam Bastion

Saat kami bagikan di Instagram, antusiasnya sangat tinggi (baca like/love) dibanding beberapa minggu belakangan tiap kami bagikan postingan di akun dotsemarang.

Dari depan kejauhan, bentuknya seperti segitiga banyak sisi. Tidak ada gambaran orang atau tokoh yang kami bayangkan. Setelah melihat dari dekat dan membaca info yang terpasang di depan kotak hitam sebagai tempat berdirinya karya, ternyata?

Karya tersebut bernama Dipta Dipa, koreksi kami bila salah. Dibuat oleh Yani M Sastranegara, yang dikenal sebagai pematung terbaik Indonesia. Sebagian orang mungkin sangat mengenalnya lewat karya-karya seninya.

Bentuk karya tersebut, seperti disebut sebelumnya terinspirasi dari Benteng Amsterdam, berbentuk mata panah. Sebagai tolak gagasan visualisasi karya.

Dengan tinggi keseluruhan 450 cm, visualisasi gagasan karya yang berdaya tafsir dan simbolis ini dimaksudkan memperkuat kesan memorial-monumental berlatar perjalanan sejarah di wilayah Bubakan, Kota Lama Semarang.

Bahwa kejadian-kejadian pada masa lampau, kini dan masa datang adalah sebuah siklus alamiah. Sebuah misteri, yang hanya dapat ditangkap, dicerna intuisi, tersirat tanda, isyarat yang dicitrakan sebagai tafsir makna daya hidup dan berkehidupan.

Yang berlanjut, tumbuh kembang, meninggi meningkat, menghadirkan harapan akan langkah-langkah di masa depan yang indah, gemilang dan seimbang.

...

Kami selalu mengikuti perkembangannya, meski sempat absen di bulan April. Kira-kira, kapan selesai seluruh bangunanan museum yang bakal jadi ikon baru di Kota Semarang ?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?