Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Posong, Taman Surgawi Pecinta Selfie

Kamu hanya bisa membayangkan setelah kamu masuk ke dalam. Namun sebelumnya, butuh waktu panjang untuk tiba di kaki gunung Sindoro ini. Ya, jaraknya 3 kilo meter lebih dari jalan utama dan jalannya masih bebatuan saat kami kunjungi. 

Butuh perjuangan untuk pengunjung yang kendaraannya tidak stabil menghadapi medan menanjak. Apalagi harus berpapasan dengan sesama pengendara roda empat. 

Tapi setelah tiba, rasanya semua terbayarkan. Pemandangan perkebunan kopi yang dibalut hijaunya alam yang menyelimuti dari pohon hingga rumput-rumput berdiri yang tidak dapat disinggahi, kini sudah dapat dilihat lagi. 

Ya, kami menggunakan kendaraan roda empat dan baru bisa berhenti, lalu turun, setelah tiba di lokasi. Bukan hanya sekedar melihat maupun berkunjung ke tempat wisata yang bernama Posong ini, tapi menghabiskan waktu dengan menginap hingga berharap mendapatkan momen golden sunrise pagi esok harinya.

Mengemas alam menjadi tempat wisata

Langkah kami setelah melewati gerbang masuk, sudah begitu terpesona dengan bagaimana tempat ini dikemas. Sebuah bangunan berbentuk rumah dengan ukuran kecil memanjang yang berada di sebelah kiri pun ikut menyambut langkah kami.

Sedangkan sebelah kanan, ada bangunan kecil yang mirip pos keamanan dengan beberapa orang yang memakai pakaian gelap mempersilahkan kami masuk. 

Kami tidak tahu berapa harga tiket masuk karena kedatangan kami dalam rangka famtrip bersama Disporapar Jawa Tengah sudah diurusin semua.

Tulisan ikonik POSONG pun sudah terlihat saat langkah kami kami terus berjalan demi memuaskan rasa penasaran. Untuk mendekat ke tulisan, kami harus melewati gerbang mini yang dihiasi bunga-bunga dan rerumputan.

Tempat foto lainnya ada juga yang sengaja dibuat untuk beristirahat, yaitu gazebo. Ayunan, meja dan kursi ala restoran, jembatan di atas kebun kopi, dan masih banyak lagi.

Ternyata, di area taman wisata alam Posong dapat digunakan untuk pengunjung yang ingin menginap atau berkemah. Pihak pengelola sudah menyiapkan beberapa tenda. Namun tetap memperbolehkan kepada pengunjung membawa tenda sendiri asal sudah izin terlebih dahulu.

Surga selfie

Bagi kami yang pertama kali berkunjung, Posong adalah surga selfie. Alamnya yang sudah indah, banyak dibuatkan tempat selfie sebagai sarana pendukung agar saat gambarnya diambil, terlihat lebih menarik lagi.

Dengan letaknya yang berada di kaki gunung, kesan surga sebagai ilustrasi dalam gambaran pikiran kami semakin menarik dengan pemandangan beberapa gunung yang terlihat dari sini (Posong), salah satunya gunung Sumbing.

Sayang cuaca yang awalnya terang, mendadak turun hujan. Untungnya kami memakai jaket, mengingat tempat ini begitu dingin menjelang sore. Dan gerimis yang menggantikan hujan.








...

Kami tiba siang hari saat itu (20/10/2020). Selain menjadi bagian dari kegiatan yang berhubungan dengan wisata dan protokol kesehatan, waktu kami di sini lebih banyak daripada pengunjung lainnya.

Nanti kami cerita di halaman berikutnya tentang malam di Posong dan bagaimana akhirnya kami menginap di rumah warga (homestay) dengan harapan bisa mengejar matahari terbit pagi hari.

Semoga perjalanan kami menjadi cerita yang menarik untuk dibaca saat pandemi begini dan masuk dalam daftar kunjungan berikutnya untukmu bila suasananya mendukung (Covid berkurang).

Taman Wisata Alam Posong berada di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Tepatnya di di Desa Tlahap, Kledung.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?