Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Penggunaan QR Code di Kotak Amal Masjid

Semenjak awal tahun memperhatikan perkembangan QR Code atau kode QR di Kota Semarang, kami selalu tertarik dengan hal-hal berbau kode batang 2 dimensi ini. Akhir Juli kemarin, kami melihatnya dipasang di kotak amal. 

Itu adalah momen saat salat id Idul Adha di Masjid Agung Jawa Tengah. Kami sangat percaya diri saat melihatnya pertama kali. Kami pikir mudah untuk mencobanya hanya dengan aplikasi bawaan (QR Code) yang ada di ponsel kami. 

Eh, tidak bisa. Kenapa? Meski bisa pun, hanya mampu membaca sebuah angka-angka dan entah itu tidak berfungsi dari apa yang kami bayangkan.

Gunakan aplikasi seperti Gojek

Ternyata. Setelah kami amati dengan seksama, ada beberapa logo brand yang ada di bawah kotak kode QR. Kami memiliki salah satunya, yaitu Gojek. 

Sedangkan lainnya, bisa menggunakan OVO, Shopee Pay, dan Dana. Itu hanya merek non tunai yang familiar bagi masyarakat. Lainnya mungkin masih ada. Seperti tulisan yang tertera di sana.

Akhirnya kami coba menggunakan aplikasi Gojek. Masuk menu Gopay, dan lakukan seperti biasanya. Ternyata memang bisa dan mudah. Kali ini, kami memasukkan kotak amal tanpa uang fisik.

Selain membawa merek sendiri, MAJT-INFAQ, di kotak amal juga ada BTN Syariah yang turut menempel di kotak amal. Dan kurang lebih sama penggunaan aplikasi untuk penggunaannya. 
Tetap berjalan

Meski sudah membawa teknologi dalam penyediaan kotak amal oleh Masjid Agung Jawa Tengah, kotak amal tetap berjalan seperti biasanya. Mungkin ada yang belum infaq. Atau juga, yang lupa bawa uang fisik, tetap bisa memberi infaq lewat aplikasi.

...

Kami melihat sesuatu yang baru dan kekinian. Di masa depan, kami harap kotak amal lebih dibuat menarik lagi. Sayangkan, sudah menggunakan teknologi, tapi kemasannya masih sama.

Tapi entahlah, bagaimana cara mendesain kotak amalnya nanti. Setidaknya, kami sudah tahu cara menggunakannya dan tidak perlu lagi mencari uang (fisik) untuk dibawa. 

*Orang-orang sekarang lebih suka bawa ponsel mereka, meski tidak ada uang.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?