Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Web Series, Cara Animator Indonesia Memasarkan Hasil Karya


Salah satu talkshow menarik dari acara 'Festival Komik dan Animasi 2015' yang berlangsung di halaman Lawang Sewu, Jumat siang (20/11) adalah diskusi animasi webseries indonesia yang menghadirkan Hompimpa dan Triohantucs.

Mungkin strategi kedua animator ini bisa dijadikan masukan buat penggiat komik atau animasi lainnya saat ini. Memanfaatkan saluran kanal seperti Youtube, karya mereka dapat dilihat banyak masyarakat Indonesia dan bahkan dunia.

Tentang web series

Merujuk dari blog tontonaninternet.wordpress.com, istilah Web Series di Indonesia dipopulerkan oleh Dennis Adhiswara, yang selama ini dikenal sebagai sutradara dan juga actor. 

Sebuah sarana

Bagi animator atau pelaku kreatif, web series dapat menjadi sebuah sarana baik buat promosi, menarik investor, publikasi, dan sebagainya. 



Ditunjang perkembangan teknologi sekarang ini yang mengalami fase-fase naiknya. Jadi jangan sampai ini tidak dimanfaatkan betul tentunya.

Tentang pendapatan

Kesuksesan film animasi asli Indonesia yang tayang di televisi nasional setidaknya memberikan harapan bahwa karya animator Indonesia punya skill yang tak kalah dengan animator luar. 

Keluarga Somat merupakan salah satunya yang setidaknya memberi harapan bahwa peluang animator lainnya bisa juga mengikuti jejak mereka untuk memproduksi yang sama.

Tapi memang tidak mudah untuk bisa seperti mereka. Bagi sebagian pelaku kreatif, Hompimpa dan Triohantucs kompak bahwa mendapatkan rupiah lewat web series di Youtube tidak mudah. Perlu waktu dan itu juga lumayan lama.

Faktor iklan yang biasanya tampil di video mereka saat diputar juga harus selesai tayang. Kalau langsung diklik iklan yang muncul barengan maka pendapatan mereka akan juga semakin sulit.

Tapi mereka sangat optimis dengan web series, karena dengan begitu mereka juga membuat portofolio yang dapat dilihat calon investor. Seperti Raditya Dika yang konsisten membuat web series dan akhirnya ditayangin di televisi lokal. 

Lalu, bagaimana pengalaman-pengalaman mereka lainnya selama membangun web series? Video diatas merupakan salah satunya. Anda dapat melihat video-video lainnya lewat kanal Youtube dotsemarang atau langsung klik DISINI.

Terus maju buat animator Indonesia! Salam kompak dari dotsemarang.



Informasi Pemasangan Iklan

Hubungi @dotsemarang
Email : dotsemarang [@] gmail.com

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?