Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Kapan terakhir Dolan Museum?


Judul diatas diambil dari tema acara yang berlangsung awal bulan ini atau tepatnya tanggal 1 November di Ruang Apresiasi Museum Ranggawarsita. Ayo kapan Anda terakhir mengunjungi Museum?

Sebagai salah satu Museum terbesar di Jawa Tengah yang letaknya berada di Semarang, pihak Museum sangat berusaha mengkampanyekan masyarakat untuk pergi ke Museum. Salah satu upaya mereka adalah dengan mengadakan talkshow sehari.

Ada 50 peserta yang mengikuti kegiatan ini yang menghadirkan 3 pembicara dengan latar belakang berbeda. Ada Mas Rukardi (Jurnalist uara Merdeka), Ami (Duta Museum Jateng 2012), Dhevi (Traveller).

Acara ini dimulai dengan pertanyaan "Kapan terakhir Dolan Museum?". Dilanjut dengan sharing tentang Museum dari sejarah, duta wisata dan traveller. Museum mempunyai beberapa koleksi peninggalan sejarah yang bisa menjadi sumber pendidikan. Karena karya sejarah yang kreadible.

Sebagai anak muda kita harus memiliki kesadaran untuk mengenal museum lebih dekat dan mencintai budaya Indonesia. Dari sisi traveller, Dhevi menjelaskan bahwa museum bisa menjadi tujuan traveling untuk lebih mengenal sejarah.


Dhevi, salah satu pembicara

Jadi ketika kita mengikuti tren traveling, kenapa kita masih enggan untuk berkunjung ke museum. Sedangkan Indonesia mempunyai koleksi peninggalan sejarah di masa lampau.

Setelah talkshow, selanjutnya sesi tanya jawab dengan komunitas. Selanjutnya acara ditutup dengan jalan - jalan bareng untuk melihat persiapan Museum Mart 2015.

*Artikel diperbarui 13 Oktober 2017

Artikel terkait
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?