Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Semarang Jadi Salah Satu Destinasi Unggulan Wisata Kuliner Unggulan di Indonesia


Bersama Bandung, Solo, Yogyakarta dan Bali, kota Semarang ditetapkan sebagai destinasi unggulan oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dalam acara  Dialog Gastronomi Nasional dan Peluncuran Destinasi Wisata Kuliner - Indonesia Spice Up The World.

Tentu ini kabar gembira bagi semua pihak yang berhubungan dengan kuliner di kota Semarang. Apalagi saat ini tren yang berkembang di Semarang sedang gencarnya acara-acara yang berhubungan dengan kuliner. Dan hadirnya foodgram (sebutan buat penggiat instagram kuliner) juga terus bertumbuh.

Kabar baik ini dotsemarang dapatkan dari website intisari-online.com hari ini (24/11). Penetapan lima kota tersebut sebagai destinasi unggulan tentunya bukan tanpa alasan. 

Kota-kota itu dianggap sudah memiliki standar kelayakan: produk dan daya tarik utama, pengemasan produk dan event, kelayakan pelayanan, kelayakan lingkungan, kelayakan bisnis, dan peranan pemerintah dalam pengembangan destinasi wisata kuliner.

Berdasarkan data Kementrian Pariwisata tahun 2013, sektor kuliner memberikan kontribusi nilai tambah bruto sebesar Rp208,6 triliun dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 4,5% dari tahun 2012-2013 dan menyerap tenaga kerja sebanyak 3 juta orang dengan rata-rata pertumbuhan 26%. Dengan unit usaha yang tercipta dari sektor ini tercatat sebesar tiga juta dengan rata-rata pertumbuhan 0.9%.

Menarik, bukan!

Sumber asli klik disini.
Gambar ilustrasi : Acara Museum Mart 2015.
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?