Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Arak-arakan Cheng Ho 2025: Dari Tlogosari ke Sam Poo Kong via Threads

Minggu pagi, 27 Juli 2025, seharusnya jadi hari istimewa yang sudah kami tandai jauh-jauh hari. Arak-arakan Cheng Ho, event budaya besar yang dinantikan, malah terlepas begitu saja dari ingatan. Alih-alih meliput acara di Sam Poo Kong, kami justru terseret ke Tlogosari untuk jalan-jalan pagi. Sungguh ironi!

Kesadaran yang Terlambat

Baru saat pulang dari Tlogosari, ada rasa aneh yang menggelitik. Sambil menepuk dahi, tiba-tiba tubuh terasa lemas. Lho, kok bisa lupa sama event yang sudah kami nanti-nanti? 

Padahal antusiasme begitu tinggi, sampai-sampai kami mengirim pesan ke penyelenggara via Instagram dan WhatsApp, memohon akses masuk ke lokasi utama seperti biasanya saat liputan. Sayangnya, tak ada balasan. Apakah alam bawah sadar sengaja membuat kami "lupa" sebagai hukuman?

Indahnya Semarang dalam Gambar

Hampir saja kami menyerah untuk tidak memposting tentang Arak-arakan Cheng Ho 2025 di blog ini. Sebagai blogger, pengalaman langsung adalah nyawa tulisan. Tanpa datang, rasanya sulit menangkap keseruan yang sebenarnya. 

Tapi, nasib berkata lain. Kami terselamatkan oleh keajaiban Threads, tepatnya postingan Travel Content Creator @syarifmoh pada 27 Juli lalu. Gambar-gambarnya begitu memukau—warna mencolok, suasana hidup, seolah-olah kami ikut nimbrung di lokasi. Terpikat, kami pun meminta izin meminjam fotonya. Syukurlah, diizinkan asal kredit atas nama @syarifmoh tercantum jelas.




Kurang Rame di X

Jika di Threads kami terpukau oleh @syarifmoh, di platform X suasananya berbeda—terasa tenggelam atau biasa saja. Padahal, event ini besar, melibatkan 15 klenteng dari berbagai daerah, termasuk Jakarta dan Surabaya, dengan Wali Kota Semarang turun langsung menyaksikan. 

Sepertinya masalah klasik ini terus berulang: promosi yang kurang menjangkau. Kalau ada postingan di X, biasanya cuma dari akun Pemkot Semarang yang memang bertujuan mempromosikan. Kami pun merasa menyesal tak mampu menangkap peluang budaya yang sering terlupakan ini.

Fakta Festival Cheng Ho 2025

Festival Cheng Ho 2025 digelar pada 26-27 Juli untuk memperingati 620 tahun kedatangan Laksamana Cheng Ho ke Semarang. Kirab budaya dimulai dari Klenteng Tay Kak Sie di Pecinan, berakhir di Sam Poo Kong, dengan 4.000-5.000 peserta. 

Acara utama di Sam Poo Kong menampilkan atraksi seru: barongsai, tarian naga, replika kapal jung Tiongkok, plus bazar UMKM, kuliner khas seperti lumpia, dan panggung hiburan dengan penampilan Yakustik, Mr. Jono & Joni, hingga Arlida Putri. 

Tiket masuk ke Sam Poo Kong selama acara Rp 45.000, yang sering membatasi kami hanya liputan di luar klenteng saja di event-event sebelumnya.

Penutup dengan Harapan

Semoga gambar-gambar dari @syarifmoh yang kami sajikan di halaman ini bisa menginspirasi. Bagi yang seperti kami—tak sempat datang—semoga foto-foto ini membawa rasa seolah-olah ikut merasakan keramaian di lokasi acara. Sampai jumpa di event berikutnya, ya!

Kredit Foto: @syarifmoh (Threads), digunakan dengan izin.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?