Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Berkunjung ke Monumen Simpang Lima Gumul di Kabupaten Kediri

Minggu kedua bulan Februari, kami menyempatkan mampir ke salah satu tempat yang menarik di Kediri. Atau tepatnya Kabupaten Kediri. Di sana terkenal dengan bangunan megahnya yang bangunannya menyerupai Arc de Triomphe, bangunan terkenal yang ada di Paris, Prancis.

Minggu siang, tanggal 12 Februari 2023, tidak menyangka bisa berkunjung ke sini - Monumen Simpang Lima Gumul atau disingkat SLG. Kami sangat antusias meski harus muter-muter mencari tempat parkir. Maklum ini kali pertama ke sini, tidak ada rencana sebenarnya.

Makanya kami kesulitan atau memang tanpa persiapan mencari tahu letak lokasi parkir di sekitar Simpang Lima Gumul. Setelah beberapa kali mutar-mutar, akhirnya kami melihat keramaian di sisi jalan.

Berbeda dengan Simpang Lima Semarang apabila sore menjelang malam, kendaraan bisa parkir di pinggi jalan, di Simpang Lima Gumul tidak demikian. Ada lahan parkir khusus yang disediakan yang dapat menampung kendaraan roda empat maupun roda dua.

Jalan kaki lewat terowongan

Lantas, bagaimana kami menuju bangunan utama yang memiliki tinggi 25 meter tersebut? Apakah harus nyeberang pikir kami sebelum akhirnya parkir kendaraan dan melihat orang-orang masuk ke bangunan kecil yang jadi akses ke bangunan utama.

Ternyata memang sudah dikonsepkan dengan baik oleh pihak pemerintah. Bangunan yang bisa kamu lihat di gambar atas ini adalah akses masuk. Di mana ini semacam lorong bawah tanah yang di atasnya merupakan jalan raya atau utama.

Jadi, pengunjung tidak perlu menyeberang. Jalan seperti biasa di dalam lorong yang dibagi dua untuk akses masuk dan keluar. 



Bangunan lorong bawah tanah juga sudah didesain menarik. Tiap sisi bangunan ditaruh bingkai gambar yang memiliki nilai sejarah. Lurus saja, kemudian naik tangga dan sedikit lagi, kami sudah tiba di dekat bangunan SLG.

Tidak peduli panas terik matahari

Kedatangan yang tidak direncanakan ini sebenarnya juga dalam perjalanan menuju pulang ke Kota Semarang setelah menginap semalam di Blitar sebelumnya.

Ternyata cuacanya lagi bersemangat di sini. Terik matahari seolah tidak mempan buat pengunjung yang ada di sekitar bangunan. Suasananya sangat ramai dan beberapa orang terlihat berlindung di samping bangunan.

Kami yang sudah terlanjur antusias dan kagum dengan bangunan SLG hanya bisa bertahan kurang dari 30 menit. Setidaknya, sudah mengambil gambar dengan berlatar bangunan. Mirip-mirip lagi di Prancis.

Tidak banyak yang bisa kami eksplore tentang SLG, selain memikirkannya sekilas adalah taman kota yang memiliki bangunan landmark sebagai pusatnya.

Oh ya, di sini juga tersedia akses WiFi gratis. Namun kami tidak sempat memeriksanya, apakah berjalan dengan baik atau sekedar informasi sesaat.

...

Usai melepaskan dahaga rasa penasaran dengan bangunan SLG, tujuan berikutnya mencari makan siang. Kami punya satu tempat yang mungkin bisa kamu coba juga, semisalnya ada di sekitar Simpang Lima Gumul. 

Ditunggu halaman berikutnya. Petunjuknya adalah makanan kuah dengan porsi mangkuk. Sudah bisa ditebak?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?