Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Perkuat Branding, Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Kembali Ngadain Famtrip

Kekhawatiran kami tentang media-media yang selalu menulis judul tentang salah satu tempat wisata yang ada di Kabupaten Semarang, akhirnya mendapatkan ruang yang langsung dari pemerintah. Meski sama-sama satu provinsi, Kabupaten dan Kota Semarang tetaplah berbeda. Itu karena masing-masing punya administrasi atau pemerintahan sendiri-sendiri.

Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang kembali mengajak sejumlah bloger maupun Vloger yang kali ini dikombinasikan dengan Genpi, Kamis kemarin (22 September). Ternyata Genpi yang berbasis komunitas wisata ini masih eksis hingga sekarang meski sudah berganti menteri.

Branding Kabupaten Semarang

Kami berkumpul di kantor Dinas Pariwisata sebelum berangkat famtrip yang dilakukan selama 1 hari. Beberapa tujuan ada yang baru dan ada yang sudah sangat familiar untuk kami kembali kunjungi.

Kegiatan yang langsung diterima Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang ini, Drs. Heru Subroto, M.M, tidak sekedar melepas keberangkatan dan memberi arahan kepada seluruh peserta. Tapi juga menyuarakan branding Kabupaten Semarang yang ingin lebih ditegaskan atau diperkuat.

Kami mengerti maksud beliau. Memang ini cukup mengkhawatirkan buat kami juga yang sudah beberapa kali mengikuti kegiatan famtrip. Branding tempat wisata Kabupaten Semarang kebanyakan oleh media ditulis hanya dengan 'SEMARANG' saja. Tidak ada embel-embel 'Kabupaten Semarang'. 

Tanpa sadar, judul artikel yang ditulis media mempersepsikan ke masyarakat bahwa tempat wisata di Kabupaten adalah Kota Semarang.

Dengan 50 destinasi wisata dan 74 desa wisata, potensi wisata di Kabupaten Semarang sangatlah besar. Namun karena persepsi tersebut, itu terasa kurang maksimal. Membuat keliru masyarakat.

Saat kami mewancari Kepala Dinas terkait branding Kabupaten yang disamaratakan, Pak Heru mengatakan bahwa dampaknya tentu pada kunjungan tempat wisata dan perekonomian masyarakat. 

Beliau malah mengajak kerja sama atau kolaborasi antara Kota dan Kabupaten. Sehingga tidak mengarah pada persaingan hanya karena soal penyebutan nama.

3 Tempat dalam 1 hari

Dampak lainnya juga dalam masalah administasi semisal ada kegiatan dari pemerintah pusat. Terkadang hanya ada nama Semarang saja yang ditulis, tidak ada embel-embel Kota atau Kabupaten. namun saat realisasi, malah diambil salah satunya. Ya, itu terkadang membuat bingung juga.

Akhirnya waktu keberangkatan kami sudah tiba. Kehadiran para pembuat konten diharapkan juga tidak sekedar mengeksplore tempat-tempat wisata, tapi juga membangun persepsi tentang destinasi wisata di Kabupaten Semarang.

Ada 4 tempat yang akan dikunjungi para peserta kegiatan famtrip bertajuk 'Ayo Dolan Nang Kabupaten Semarang' ini, yakni :

  1. Watu Gajah Park
  2. Pesona Garda, Candirejo Pringapus
  3. Bukit Cinta Rawa Pening
  4. Waterpark Muncul Banyubiru

Tiga nama baru, yaitu Watu Gajah Park, Pesona Garda dan Waterpark Muncul membuat antusias kami bertambah mengikuti famtrip. Sedangkan Bukit Cinta, ini kesekian kalinya kami datangin.

Cukup di sini dulu halaman ini sebagai pembuka untuk cerita berikutnya yang bakal banyak tentang tempat wisata. Seberapa menarik dan potensi apa saja yang ditawarkan kali ini? Ditunggu saja.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?