Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Pengumuman YouTube: Mulai Tahun 2023, Shorts Bisa Dimonetisasi

Kamu yang menggunakan YouTube mungkin sudah mendapatkan kiriman email pemberitahuan tentang monetisasi Shorts (video pendek). Kabar bahagia tentunnya, khususnya seperti dotsemarang yang sejak kehadiran Shorts mulai fokus di sana saja (baca shorts).

Akhirnya secara resmi YouTube mengumumkan jalur khususnya bagi pembuat konten yang fokus pada video pendek. Memang ini desas-desus ini sudah kami ketahui beberapa bulan terakhir ini, apalagi program fan funding yang sudah berlaku beberapa negara, seperti di Amerika Serikat.

Yah, YouTube memberi dana kepada pembuat konten terpilih untuk mendukung kanal kreator untuk terus berkembang. Nonton videonya di bawah bila ingin lebih detail atau link paling bawah yang kami taruh.

Program partner YouTube khusus Shorts

Sebagian pengguna merasakan bahwa tidak mudah untuk masuk Program Partner YouTube (PPY) karena ada syarat khusus seperti jumlah 1.000 subscriber dan 4.000 jam waktu tonton.

Ada kekhawatiran dari beberapa orang yang kami temui ketika bicara shorts, apakah bisa masuk ke PPY? Saat itu, kami hanya bisa menjawab untuk sementara waktu hanya ingin tembus 1.000 subscriber. 

Dengan pengumuman baru YouTube ini yang akan hadir pada tahun 2023, pengguna yang fokus ke video pendek (Shorts) bisa bergabung dengan PPY.

Syaratnya masih 1.000 subscriber dan 10 juta penayangan Shorts selama 90 hari. Mengapa 90 hari? Itu karena rentang waktu yang diberikan YouTube kepada kita sebelum tahun 2023. Jadi setelah bulan September, yakni Oktober hingga Desember (total 3 bulan), kita harus bisa mendapatkan syarat tersebut. Sehingga tahun 2023, kita tinggal masuk saja ke PPY.

Akses Fan Funding lebih cepat

Di negara luar semacam AS, para kreator YouTube diberi dana tapi dengan syarat-syarat tertentu dan kreator terpilih. 

Di Indonesia, kami belum mengetahui apakah sudah ada kreator yang didanai oleh YouTube mengingat masih terbatas.

Namun tahun 2023, akses ke fun funding dalam pengumuman terbaru dikatakan dipercepat. Kreator akan lebih mudah menghasilkan uang tentunya. Dan syaratnya juga bakal dipermudah.

Dengan cara ini, kreator dapat mengaktifkan Super Thanks, Super Chat, Super Stickers, dan langganan channel di channel Anda lebih awal daripada sebelumnya.

...

Detail pembaruan atau update YouTube ini sementara belum diberitahukan. Masih hanya sebatas informasi untuk kreator agar bersiap-siap menuju tahun 2023.

Jadi, semua format seperti kreator video berdurasi panjang, kreator video Shorts, dan kreator live stream akan mendapatkan kemudahan di tahun 2023. 

Bahkan yang sudah tergabung ke PPY, tahun 2023 harus kembali menandatangani persyaratan program baru mulai awal 2023. Detailnya bisa dilihat di sini juga.

Mari kita tunggu awal tahun depan.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape