Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

[Review Event] Forum Aksi Pendekar Pancasila Semarang


Selain para bloger yang turut hadir dalam acara #PendekarPancasila (Pendidikan Karakter), sejumlah mahasiswa dan kalangan umum pun turut memeriahkan acara yang digelar di gedung Gradhika Kompleks Gubenuran Jawa Tengah, Kamis (25/7).

Kami pikir setelah acara ini, para peserta diharapkan menjadi pribadi yang lebih baik. Setidaknya postingan media sosial. Ini karena dalam acara diingatkan lagi bagaimana nilai-nilai Pancasila menjadi tumpuan dan harapan bangsa, khususnya generasi muda.
SDM unggul, Indonesia Maju
Acara ini sendiri digagas oleh Kementerian Komunikasi Informatika, Direktorat Informasi dan Komunikasi Publik, Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang bekerjasama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP).

Diingatkan kembali



Bagi kami, acara ini mengingatkan kembali bahwa Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang besar yang terdiri dari suka, bahasa dan agama. Dan Pancasila menjadi landasan dasarnya.

Buang karakter lembek bila berharap Indonesia ingin menjadi pemimpin di dunia. Dalam mengupayakannya diperlukan pendidikan yang dapat mengubah mindset, mengubah wawasan, karakter dan kehidupan.


Karena karakter dimulai dari pikiran, tindakan, dan kebiasaan, kita diharapkan untuk terus fokus belajar. Belajar sendiri di era sekarang dapat dilakukan setiap saat, personal dan lainnya yang dapat memberikan pengalaman lebih bermakna.

Gotong royong di era modern


Ada dua pemateri yang berbicara tentang semangat gotong royong dalam acara. Dari sisi praktisi, pembicara dari kalangan dosen berbicara mendalam tentang nilai gotong royong yang semangatnya dapat mencerminkan kebersamaan yang dapat melahirkan persatuan.

Sisi yang lebih modern, Cindy Gulla yang didapuk menjadi pembicara turut berbicara gotong royong yang dapat dilakukan di era internet sekarang. Lebih sederhana, mudah tapi berdampak besar. Seperti berperan aktif membangun bangsa dan menebar kebaikan dengan petisi online dan masih lainnya.

Menjadi konten kreator


Salah satu konten acara yang menarik perhatian kami tentu saja materi konten kreator yang dibawakan oleh dua pemateri, yaitu Cindy Gulla (Youtuber), dan Mira Sahid (Bloger). Nama terakhir tidak asing di telinga kami.

Konten kreator sekarang ini lebih nyaman terdengar karena siapa saja yang membuat karya, khususnya dari media sosial maupun saluran lainnya, istilah ini sangat digemari dan dilakukan banyak orang. Terutama generasi milenial.


Cindy memberikan beberapa tipsnya untuk menjadi konten kreator,
  • Be You
  • Be Brave
  • Consistant
  • Positif

Sedangkan Mira Sahid yang lebih dalam menyelami dunia perblogeran tanah air juga kurang lebih sama dengan Cindy memberikan tips-nya.
  • Kenali keahlian/passion-mu
  • Konten yang kuat
  • Kuasai aplikasi pengolah gambar/video
  • Komunikasi dua arah
  • Konsisten dan kontinyu
  • Kolaborasi
Garis besar dari slide yang ditampilkan dan harapannya kepada peserta dari Mira adalah lakukan dari sekarang. Dan semua materi selesai dan diakhiri dengan foto bersama. Ada lomba juga selama acara, tapi kami tidak mengikuti.



Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Menjelajahi Lantai 3 Cardea Semarang: Zona 'Recovery' yang Naik Kelas

♻️ Jangan Dibuang! Jejak Karbon di Balik Kotak Nasi Buka Puasa Masjid Agung Jawa Tengah

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape