Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Review Film Athirah


Film Athirah rilis serentak di bioskop tanah air tanggal 29 September 2016. Durasi yang dibawa sekitar 81 menit dengan bintang utamanya Cut Mini.

Keputusan berani memang bila melihat tren film Indonesia yang tengah buming saat ini yaitu Warkop Reborn dengan genre komedinya. Athirah yang bercerita tentang kisah ibunda wakil Presiden RI saat ini di masa mudanya begitu serius untuk ditonton.

Cerita

Hari pertama tayang di bioskop Semarang, film ini tak begitu menarik perhatian. Penontonnya bisa dihitung dengan jari. Bahkan, anak-anak pun turut menonton film ini.

Diangkat dari kisah nyata Ibunda Jusuf Kalla, Athirah muda yang sudah berkeluarga mengawali filmnya dengan kehidupan yang sedang berpindah. Mereka akhirnya menetap di Sulawesi Selatan.

Awalnya film Athirah sangat menyenangkan. Berbagai budaya dihadirkan untuk menunjang sisi lain dari film yang disutradarai Riri Riza. Sesekali dimasukan kehidupan Jusuf Kalla muda yang sering dipanggil Ucu. 

Seiring waktu berjalan, alur cerita yang terus maju mulai datar. Ada rasa khawatir juga apakah selain saya yang menonton tiba-tiba bosan, penonton lain yang bersama saya mengalami hal sama. Semoga tidak.


Pergolakan batin sebagai istri yang pada jamannya melihat sang suami menikah lebih dari sekali itu dianggap biasa menjadi cerita utama secara garis besarnya.

Upaya yang dilakukan untuk menjaga keutuhan rumah tangga menjadi inspirasi wanita yang pada akhirnya memenangkan petarungan batinnya sendiri.

Athirah tidak menyerah dan menyibukkan diri untuk tidak larut dalam kesedihan sebagai wanita dan ibu dari anak-anak yang dicintainya.

Gambar 

Jaminan nama Mira Lesmana sebagai producer membuat film Athirah memiliki gambar yang terbilang bagus. Setidaknya, film ini dapat dinikmati mulai dari usia 13 tahun ke atas.

Melengkapi cerita, berbagai sudut pandang dihadirkan seperti sisi budaya, bangunan jadul, dan lainnya sebagai penunjang penonton memahami secara utuh gambaran yang ingin dikisahkan.

Pemain

Cut Mini yang pernah sukses berkolaborasi dengan Riri Reza lewat film Laskar Pelangi memang tampil baik di film Athirah. Namun buat kofindo, akting Christoffer Nelwan sebagai Ucu (Jusuf Kalla muda) lah yang paling menarik.

Selain kedua nama di atas, film ini juga diperankan oleh Indah Permatasari, Tika Bravani, Jajang C Noor, Arman Dewanti dan sebagainya. Nama Arman yang berperan sebagai suami Athirah merupakan seorang sutradara. Aktingnya menarik juga diantara para pemain lainnya.

...

Di Semarang hingga tulisan ini dibuat filmnya sudah mengalami penurunan jumlah penayangan. Sebagai alternatif bila Anda bosan dengan genre komedi, Athirah adalah rekomendasinya. Sebaiknya nonton sendiri atau dengan sedikit orang.

Selain dapat melihat sisi kehidupan Wakil Presiden di masa Sekolahnya yang dibalut kisah Ibunya, penonton dapat menyaksikan beragam budaya yang dihadirkan dari Sulawesi.

Menutup postingan ini, sosok seorang Athirah diceritakan secara nyata bahwa ia adalah perempuan yang sangat tegar dimasanya, baik sebagai ibu rumah tangga, istri maupun pengusaha yang memasarkan sarung khas daerah sana.

Rating : 7 (1-10)

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?