Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Kemala, Kolaborasi Twitter dan Prempov Jawa Tengah


Saya tidak mengetahui kalau ada acara menarik ini di Semarang, akhir bulan September atau tepatnya tanggal 28/9/2016. Tanggal tersebut juga sebagai tanggal launching Twitter Kemala yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Sebagai salah satu pengguna aktif di Twitter, dotsemarang menyambut baik kolaborasi ini. Apalagi Gubernur Jateng juga sangat aktif menggunakannya. Tak heran akun-akun kota terus bertumbuh di Jawa Tengah.

Apa itu Twitter Kemala?

Lewat blognya, Twitter menjelaskan bahwa Kemala atau Kelola Melantas Layanan, merupakan solusi layanan publik yang disediakan untuk mempermudah komunikasi dan interaksi live antara pemerintah dengan warganya. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi institusi pemerintahan pertama di Indonesia yang akan menggunakan Twitter Kemala untuk menjalankan praktik e-governance yang lebih efisien dan transparan.

Cara penggunannya pun sangat mudah bagi pengguna aktif di Twitter yaitu dengan mengirimkan tweet yang diberi hashtag #KemalaJateng. Nantinya akan direspon oleh institusi terkait di pemerintah Jawa Tengah.

Cara kerja Twitter Kemala 

  • Tweet pertanyaan, usulan, keluhan dengan menggunakan tagar #KemalaJateng. Tidak perlu menyebutkan akun Twitter instansi terkait.
  • Tweet tersebut akan didelegasikan oleh tim Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada institusi yang bersangkutan.
  • Institusi terkait akan merespon Tweet warga tersebut melalui Twitter sebagai bentuk komitmen dalam hal transparansi dan praktik e-governance yang lebih cepat.
Sepertinya harus terus diberi edukasi

Twitter Kemala dikembangkan sebagai solusi pelayanan publik yang dapat digunakan oleh mitra-mitra Twitter di Indonesia, terutama lembaga-lembaga pemerintah. 

Twitter Kemala memungkinkan berbagai institusi untuk menyediakan informasi dan respon yang cepat, efisien, serta real-time terhadap berbagai pertanyaan, permintaan, maupun keluhan masyarakat.

Lihat tulisan yang saya cetak miring di atas, fokus Kemala seharusnya hanya pada hal tersebut. Namun pada kenyataannya saat saya coba searching hashtag #KemalaJateng ada beberapa pengguna yang memanfaatkan untuk promosi atau memberitahu. Kebanyakan event atau kegiatan.

Memang tidak masalah, hanya soal waktu agar bisa berjalan dengan baik. Dan melihat fakta seperti ini, sebaiknya Pemprov Jateng terus memberi edukasi tujuan dan manfaat Kemala itu sendiri.

Optimalkan akun KemalaJateng

Entah apakah ini akun resmi yang dibuat pada saat launching atau pelengkap dari kolaborasi yang dibuat, saya malah menemukan akun twitter dengan nama KemalaJateng.

Semisal ini akun resmi, edukasi bisa dilakukan lewat akun ini untuk terus memberitahu bagaimana cara menggunakan #kemalaJateng. Namun kalau bukan, sepertinya akun-akun resmi Pemprov harus membantu edukasi. Sangat disayangkan semisal, program kolaborasi ini kurang optimal dalam penggunaannya.

...

Apa yang dilakukan Twitter dan Pemrov Jateng ini sangat menarik dan bisa dikatakan yang pertama di Indonesia. Semisal sukses dalam penggunannya ke depan, mau tidak mau, kota-kota lain akan mengikuti, termasuk provinsi.

Cara ini menurut dotsemarang termasuk bagian dari Smart City yang terus dilakukan kota-kota yang ada di Indonesia. Hanya saja, ini perlu waktu dan terus diberi sosialisasi dan edukasi penggunaannya untuk bisa lebih optimal.

Gambar : Google image/dailysocial.id

Artikel terkait :
...

Informasi Kerjasama

Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?