Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Pasar Apung Semarang, Destinasi Wisata Baru?

Ada-ada saja ide kreatif Pemkot Semarang yang membuat suasana Kota semakin ramai. Akhirnya kami bisa melihat langsung bagaimana Pasar Apung yang diadaptasi dari Kalimantan ini di kawasan Banjir Kanal Barat. Sudah diresmikan dari minggu lalu, seperti apa suasananya?

Minggu pagi (21/8), kami sengaja mampir ke Banjir Kanal Barat (BKB) Semarang. Meninggalkan keramaian suasana Car Free Day yang sudah rutin berjalan tiap minggu. 

Sempat salah tempat

Terlalu percaya diri, ternyata tempat yang kami singgahi bukan lokasi utama Pasar Apung Semarang. Kami malah datang ke sekitaran Pleret. Padahal lokasi pasar apung berada di Taman Bridge Fountain Semarang.

Terpaksa mutar lagi dan beberapa saat, sudah terlihat beberapa orang menegok ke lokasi saat kami melewati jembatan. Yah, seperti di atas ini suasana keramaiannya. 

Destinasi wisata baru?

Meski ini sudah minggu kedua digelar, Pasar Apung Semarang sepertinya bakal menjadi tempat wisata baru yang akan dikembangkan Pemkot Semarang menurut kami.

Selama bulan Agustus, kamu bisa coba datang ke sini tiap minggu pagi. Jamnya sama seperti CFD, yaitu dari jam 6 pagi sampai jam 9 menjelang siang.

Pakai rompi

Bila membaca referensi media, penjual di pasar apung sebagian adalah pelaku UMKM. Sedangkan buat masyarakat yang ingin membeli, tidak dipungut biaya. Cukup menaruh kartu tanda pengenal kepada panitia di meja saat mendaftar. Kemudian akan diberi kartu nantinya.

Semua orang yang terlibat di sungat, diwajibkan mengenai rompi. Panitia sudah menyediakan cukup banyak di dekat meja registasi.


...

Kami datang ke sini, sementara waktu hanya ingin melihat suasananya saja. Mau belanja demi mencoba sensasi rasanya belum bisa. Jangan ditanya tentang isi dompet.

Suasana lainnya bisa terlihat bagaimana antusias masyarakat. Panitia bahkan menyediakan hiburan dengan menghadirkan para pemusik. Saat kami di sana, beberapa ibu-ibu tampak semangat bernyanyi.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📱 Hari Media Sosial 2026: Antara FOMO Mal 23 & Gramedia Jalma, Serta Gagapnya Manajemen Krisis Digital

🏃‍♂️ Catatan Hari Kedua The Spark of Healthy Life 2026: Mengulas Cedera Olahraga Bersama Para Ahli

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi

🎡 Agenda Jateng Fair 2026: Kembali Hadir 10 Hari dengan Tiket Masuk Gratis, Apa yang Baru?

🚲 Gowes ke Mal 23 Semarang: Di Mana Tempat Parkir Sepedanya?