Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Semarang Kota Terakhir Tur OPPO A96, Seperti Apa Suasananya?
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Semenjak pemerintah memberi kelonggaran untuk kegiatan, ini adalah kedua kalinya kami mengikuti kegiatan acara offline resmi. OPPO Indonesia sepertinya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan juga momen bagus di bulan puasa.
Ternyata ada 2 sesi saat kami tiba di lokasi. Yang pertama untuk media, dan kedua untuk komunitas. Kami sendiri datang sebagai undangan komunitas dan mengikuti cara sampai berbuka puasa. Media, hanya sebentar saja.
Tur 3 Kota
Meski kami senang bahwa Kota Semarang jadi salah satu kota yang dipilih, untuk datang ke acara ini ternyata super ketat juga. Sebelum masuk ke ruangan, kami dan peserta lain harus mengikuti prosedur protokol kesehatan, yakni tes antigen.
Kota Semarang jadi penutup dalam rangkaian kegiatan bertajuk 'OPPO A96 Launch Event Iftar with media & community. Sebelumnya sudah ada Bandung dan Malang yang juga disinggahi tim OPPO Indonesia.
Kota Semarang sendiri dipilih karena salah satunya menjadi kota yang menduduki peringkat kedua di Jawa Tengah untuk penjualan perdana A96. Yang pertama malah ada Solo yang tak masuk dalam agenda tur.
Talk show
Bila melihat postingan kami di media sosial, pasti sudah tahu seperti apa konsep acaranya. Ada 3 pembicara yang berada di depan kami, yakni
Aryo Meidianto, PR Manager OPPO Indonesia
GadgetEmpire, influencer
Ahmad Sanusi, Managing Editor Tabloid Pulsa
Selama sesi ini, kelebihan OPPO A96 banyak disebutkan yang merupakan jajaran segmen A series. OPPO punya 3 segmen target pasar, selain A series yang menyasar performa smartphone, ada pula seri Reno (anak muda) dan Find series (flagship).
Yang menarik dari kedua pembicara, Mas Aryo dan Mas Sanusi, keduanya ternyata pernah tinggal di Kota Semarang. Bahkan keduanya, tinggal dalam satu kawasan. Entah apakah karena kedekatan ini akhirnya Kota Semarang terpilih, atau seperti Mas Aryo, Kota Semarang banyak anak mudanya yang kreatif.
Bila Mas Aryo bicara tentang OPPO A96, maka Mas Sanusi bicara tentang bagaimana dulu saat me-review produk, agar dibilang independen (ulasannya tidak berat sebelah), tabloid pulsa membeli sendiri smartphone-nya. Itu dulu, kalau sekarang malah dipinjamkan oleh brand langsung.
Bagaimana dengan Gadget Empire yang bisa dipanggil mbak Venny ini? Kegemarannya saat dulu masih bekerja yang berganti hape karena semacam hobi, yang akhirnya membuatnya membangun saluran di media sosial dengan nama Gadget Empire. Baik di Youtube maupun Instagram.
Mbak Venny bercerita bagaimana ia selalu ditanya oleh rekan-rekan atau temannya tentang handphone, baik dari sisi kelebihan maupun kekurangan.
Experience zone
OPPO Indonesia sangat serius mengadakan acara ini dengan turut menghadirkan experience zone. Sayangnya dari semua handphone yang ditaruh di sana, tidak ada satu pun yang bisa kami bawa pulang. 😅
OPPO A96 punya dua warna yang ditawarkan dalam perkenalannya, yaitu Starry Black dan Pearl Pink, yang menjadi warna favorit dan banyak dicari konsumen.
Smartphone ber-prosesor Snapdragon 680 ini punya kapasitas baterai sebesar 5.000 mAh dan dilengkapi fitur penghemat daya.
Yang menjadi perhatian kami adalah fitur penyimpanan internalnya yang berkapasitas 256 GB. Wew, banyak sekali untuk menyimpan foto maupu video.
Di experience zone, OPPO A96 juga diuji dalam kotak yang berisi air. Seperti gambar di bawah ini. Artinya handphone ini termasuk dalam jajaran hp tahan air.
Sayangnya, OPPO A96 belum mendukung jaringan 5G. Saat dijelaskan oleh Mas Aryo, jaringan 5G di Indonesia masih sangat terbatas. Sedangkan target pasar A96 adalah seluruh Indonesia, jadinya masih harus pakai jaringan 4G dulu.
TikTok competition
Sebenarnya ada kesempatan bisa membawa pulang smartphone yang harganya berkisar 4 jutaan rupiah ini. Hanya saja, saat mengikuti kompetisi TikTok yang saat itu dilangsungkan, kami tidak beruntung. Sayang sekali tentunya.
Untunglah, saat pulang ada bingkisan menarik yang kami terima karena ikut berpartisipasi mengunggah konten. Pengumuman kompetisi Tiktok dilakukan setelah buka bersama. Selamat.
...
Sepertinya kami tidak berjodoh dengan OPPO meski sudah beberapa kali mengikut kegiatan yang serupa selama beberapa tahun belakangan. Hanya sekedar memegang, menyentuh dan melihat saja. Namun membawanya untuk diulas, belum pernah sama sekali.
Halaman berikutnya, kami akan berikan artikel tentang OPPO A96. Mumpung banyak gambar dan video yang kami ambil secara legal (dalam acara) yang bisa direkomendasikan untuk pengunjung blog dotsemarang.
Selamat Hari Media Sosial, warga Semarang! Tidak terasa, setiap tanggal 10 Juni kita kembali diingatkan bagaimana platform digital telah mengubah cara kita menjalani hidup sehari-hari. Bagi kita yang menetap dan tumbuh di Kota Semarang, media sosial bukan lagi sekadar ruang pamer foto estetik, melainkan penggerak utama dari langkah kaki kita di sudut-sudut Kota Atlas. Mengingat momen ini, kami mendadak teringat dengan tulisan kami tepat setahun yang lalu ( Hari Media Sosial 2025: Mal Semarang Jago Main IG ). Saat itu, kami memberikan apresiasi tinggi kepada tim kreatif dan admin mal di Semarang yang makin jempolan mengelola Instagram. Mereka sukses mengubah akun mal menjadi pusat agenda kota yang interaktif, estetik, dan sangat fast response . Kami bahkan menyarankan pentingnya dorongan konten dan strategi digital untuk meramaikan tempat yang sepi. Setahun berselang, di bulan Juni 2026, lanskapnya ternyata sudah melompat jauh lebih ekstrem. Bukan lagi sekadar jago membuat konten agenda...
Piala Dunia 2026 tinggal hitungan jam saat kami menulis halaman ini. Benar-benar sebuah ketidaksengajaan yang berujung jadi konten. Gara-gara sedang berselancar di Instagram dan menemukan unggahan dari akun resmi TVRI Jawa Tengah yang membagikan daftar lokasi nonton bareng (nobar) resmi, kami langsung tergerak untuk membawanya ke blog. Lagi-lagi ini menjadi ide dadakan. Entah kenapa ingatan kami langsung terlempar pada bulan Februari kemarin, saat kami sedang bersepeda santai menuju Car Free Day (CFD) Simpang Lima. Waktu itu, kami sempat berpapasan dengan kampanye promosi berbau Piala Dunia 2026 . Aktor di balik layarnya ternyata masih sama: TVRI Jawa Tengah, sang pemegang hak siar resmi lewat program global mereka yang bertajuk "Bola Gembira" . Karena gelaran sepak bola terakbar ini hanya datang empat tahun sekali, kami pikir tidak ada salahnya ikut memeriahkan euforianya lewat coretan di blog. Apalagi aturan hak siar dan izin nobar sekarang semakin ketat. Membagikan tempat...
Setiap kali melintas dan memotret megahnya bangunan SMC RS Telogorejo Semarang dari luar, terselip tanya dalam hati: kapan ya ada kesempatan untuk menengok bagian dalamnya? Maklum, jika tidak ada kepentingan medis yang mendesak, tentu rasanya canggung untuk sekadar berkunjung. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Sebuah momentum menarik datang bersamaan dengan digelarnya sebuah acara yang materinya sangat bersinggungan dengan aktivitas olahraga yang rutin kami geluti. Semesta seakan merestui rasa penasaran kami. Pihak rumah sakit menggelar hajatan besar bertajuk The Spark of Healthy Life: 3 in 1 Mega Seminar & Talkshow 2026 . Begitu pendaftaran dibuka melalui akun Instagram resmi @rs.telogorejo, kami langsung mendaftarkan diri. Beruntung, nama kami lolos kurasi untuk hadir pada hari kedua, Jumat, 22 Mei 2026, yang bertempat di Auditorium Lantai 3 Gedung Cattleya. Namun, tantangan langsung menghadang tepat di hari H. Hujan deras mendadak mengguyur Kota Semarang, memaksa kami untuk menerjang...
Pertengahan tahun di Kota Semarang rasanya belum lengkap kalau belum membahas kompleks PRPP Jawa Tengah di kawasan Anjasmoro. Ya, gelaran pesta rakyat terbesar di Jawa Tengah, Jateng Fair 2026, sudah resmi masuk dalam radar agenda kota bulan ini. Bagi kamu yang sudah mulai mencari tahu kapan event ini dimulai, catat tanggalnya: Jateng Fair 2026 akan berlangsung selama 10 hari, mulai dari tanggal 26 Juni hingga 5 Juli 2026. Format durasi yang lebih padat ini tampaknya kembali dipertahankan oleh pihak penyelenggara, PT PRPP Jawa Tengah. Sama seperti tahun lalu, kebijakan tiket masuk gratis juga kembali diterapkan untuk menarik antusiasme masyarakat secara massal ke area pameran . Namun, perlu dicatat ya! Gratis di sini hanya berlaku untuk memasuki area kompleks pameran dan stan Jateng Fair saja. Bagi kamu yang mengincar keseruan panggung hiburan musiknya, tetap diwajibkan mengantongi tiket masuk berbayar. Dengan target yang dipatok hingga 300 ribu pengunjung, apakah Jateng Fair t...
Setelah euforia hari pertama soft opening berlalu, kami penasaran untuk menjajal nekat bersepeda menuju kawasan POJ City. Tujuannya apalagi kalau bukan melihat langsung mal yang digadang-gadang terbesar di Jawa Tengah, Mal 23 Semarang . Tantangannya tentu lebih seru kali ini karena kami datang dengan cara gowes. Siapa sangka pada Minggu pagi, 24 Mei 2026, kami benar-benar melakukannya. Meski ini bukan kali pertama kami bersepeda ke arah pesisir, tetap saja semangat dan antusiasmenya terasa berbeda karena ada magnet baru di sana. Jika biasanya rute Minggu pagi dihabiskan ke CFD Simpang Lima, kali ini kemudi sepeda kami arahkan menuju kawasan Marina. Jaraknya dari pusat kota sendiri berkisar sekitar 8,7 km. Di media sosial, pembicaraan tentang 23 Semarang Shopping Center memang luar biasa masif. Tidak heran begitu kami tiba di lokasi, suasananya persis seperti yang dibayangkan: ramai dan penuh antusiasme. Beberapa waktu belakangan, tren FOMO (Fear of Missing Out) di Kota Semarang memang...
Comments
Post a Comment